Energy

Mulai 2025, PLTU Dipensiunkan Alami

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - PT PLN (Persero) dikhabarkan berencana menghentikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara mulai 2025.

Penghentian ini sebagai upaya pemerintah menuju netral karbon (carbon neutral) pada 2060. Pemerintah RI memang berkomitmen mendorong pemakaian energi bersih, termasuk di sektor ketenagalistrikan.

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, pemerintah akan mempensiunkan PLTU secara "alami" sesuai umur pembangkit. Artinya, pemerintah tidak akan melakukannya secara paksa.

"Sudah ada data PLTU yang sudah mendekati umur pensiun, secara nilai aset sudah nol saat berakhir," papar Rida Mulyana.

Rida mengatakan, pihaknya telah melakukan simulasi bila RI menargetkan tak ada lagi PLTU saat Indonesia "Emas" di 2045. "Berapa biaya yang harus dikeluarkan, seperti apa kontrak yang telah ada saat ini, semua sudah disimulasikan," ujarnya.

Rencana itu dinilai Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA), Hendra Sinadia menjadi pertanda industri batu bara akan memasuki era 'sunset' atau tenggelam.

Dalam masa transisi ini, APBI-ICMA berharap dukungan pemerintah terhadap industri batubara, sehingga transisi bisa berjalan baik. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan perusahaan batubara mulai mendiversifikasikan bisnisnya ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT).

Hendra menyebut, saat ini sudah ada beberapa emiten batubara yang sudah berinvestasi di sektor EBT. Arah pengembangan perusahaan batubara menurutnya kini memang menuju ke EBT, tinggal selanjutnya dibutuhkan dukungan dari pemerintah, sehingga membuat pengembangan EBT ini juga bisa menjadi ekonomis. 

"Kalau di-support dengan kebijakan tepat, bukan tidak mungkin perusahaan batubara bisa jadi pionir juga nantinya ke depan dalam industri EBT," jelasnya. [*/san]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category