Energy

Konsumsi Listrik Naik, China Andalkan Impor

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Konsumsi listrik di berbagai negara meningkat selepas turun drastis akibat pandemi virus corona. Salah satunya dialami negara China.

Konsumsi listrik di China pada 14 Juli 2021 mencapai 27,2 TWh, rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Meningkatnya konsumsi listrik di China belum dibarengi produksi batubara domestik. Bulan lalu, produksi  323,2 juta ton, merosot 5% dibanding periode  sama tahun lalu (yoy). Dibanding Juni 2019, produksi turun 6,1%.

Karenanya, China masih mengandalkan impor untuk memenuhi permintaan. Pada Juni 2021, impor batu bara China mencapai 28,39 juta ton, melonjak 12,3% dibanding periode sama tahun lalu. Demikian analis.

Di Zhejiang, China, diberitakan pers, penggunaan listrik pada satu hari di pekan lalu mencapai 100 juta KWh, rekor tertinggi sepanjang sejarah, karena kenaikan penggunaan AC di mana suhu mencapai 37 derajat celcius.

Di tengah suhu udara naik, sejumlah daerah di China  mulai membatasi penggunaan listrik karena kekhawatiran pembengkakan konsumsi batubara, ujar Wang Haitao, Analis Huatai Futures Co.

Sementara Toby Hassal, Analis Refinitiv, menilai upaya pemerintah China mengintervensi harga batubara melalui peningkatan produksi domestik dan pembatasan impor belum sepenuhnya berhasil.

Sementara itu di Jerman diberitakan pembangkitan listrik oleh pembangkit batu bara pekan lalu mencapai 5.127 megawatt per jam, atau naik 9% dari pekan sebelumnya. Atau naik 115% dibanding periode sama tahun lalu. [harjo]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category