Event

IPA Selenggarakan “Digital Technical Conference 2020” Untuk Menjaga Kontribusi Industri Migas Terhadap Perekonomian Indonesia

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Rendahnya harga minyak dunia dan minimnya investasi di industri migas akhir-akhir ini tidak menyurutkan semangat dari para pelaku industri untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan industri migas di tingkat nasional dan internasional. Setiap tahunnya, Indonesian Petroleum Association (IPA) secara rutin menyelenggarakan IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) yang merupakan pameran dan konferensi berskala internasional yang setiap tahun dihadiri oleh para pemangku kepentingan di industri migas, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada tahun ini, IPA Convex akan diselenggarakan secara berbeda dikarenakan pandemi Covid-19 yang membatasi orang-orang berkumpul dalam suatu event berskala besar. Pembatasan ini tidak menghalangi IPA untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran bagi perkembangan industri migas nasional. Maka dari itu IPA akan menghadirkan “Digital Technical Conference 2020” yang akan dilaksanakan secara online.

Event ini akan diselenggarakan pada tanggal 14-17 September 2020 melalui Zoom Webinar, yang akan menampilkan lebih dari 60 makalah teknis (technical papers) yang membahas industri migas. Topik-topik yang akan dibahas antara lain Geology and Geophysics, Facilities Engineering and Project Management, Reservoir Engineering, Production Optimization and Drilling Services, Business and Commercial, and HSE and Community Development.

IPA Digital Technical Conference 2020 terbuka untuk umum dan bebas biaya registrasi. Untuk mengikuti event ini, partisipan dapat mendaftarkan diri melalui https://convex.ipa.or.id/registration yang telah dibuka pada 31 Agustus 2020. Partisipan yang diharapkan hadir dalam event ini antara lain dari kalangan peneliti, geoscientists, engineers, perwakilan pemerintah, akademisi, commercial and HSSE specialists, serta kalangan professional dari dalam dan luar negeri.

IPA Digital Conference akan mengadakan beberapa acara baru, antara lain dua Webinar Sesi Khusus (Special Session Webinars). Sesi khusus pertama akan dipandu oleh Dr. Angus Ferguson, ahli geologi Asia Tenggara yang telah terkenal di mancanegara. Topik yang akan dibawakan mengenai tinjauan kritis penggunaan model analog untuk interpretasi lingkungan pengendapan dalam eksplorasi dan pengembangan. Pembahasan ini memberikan gambaran mulai dari tahap eksplorasi paling awal hingga karakterisasi reservoir yang mendalam, untuk mendapatkan produksi yang optimal.

Sesi Khusus lainnya akan menghadirkan Boots and Coots dari Well Control, subsidiary dari Haliburton. Topik yang dibawakan adalah Relief Well Design and Dynamic Kill Analysis and Execution yang akan dipresentasikan oleh Wayne Courville dan Arash Haghshenas. Mereka akan menjelaskan mengenai pengalaman dan wawasan mereka mengenai insiden “blow-out” di Laut Jawa pada tahun lalu.

IPA Digital Conference akan menampilkan sesi selama 1,5 jam dengan tiga makalah pada tiap sesinya. Tiap presentasi akan dibawakan selama 20 menit yang dilanjutkan sesi tanya jawab selama 10 menit. Partisipan dapat memilih sesi yang akan dihadiri dengan melihat jadwal lengkapnya pada situs IPA Convex.

Total 110 makalah telah lolos seleksi dan akan dipublikasikan pada tahun ini. Namun hanya 60 makalah yang akan dipresentasikan melalui video di IPA Digital Event 2020. Keseluruhan makalah, baik yang dipresentasikan maupun tidak, dapat diunduh oleh partisipan yang merupakan anggota IPA. [babeh/release]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category