Energy

Harga Avtur Pertamina Mahal, FSPPB: Menhub dan Menko Kemaritiman Bicara Tanpa Data

img title

petroenergy.id, Jakarta – Menko Kemaritiman dan Investasi bersama Menteri Perhubungan sepakat akan memasukan kompetitor Pertamina dalam penjualan avtur yang bertujuan untuk menurunkan harga avtur Pertamina yang selama ini berdapak pada mahalnya harga tiket pesawat.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyampaikan bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi dan Menteri Perhubungan bicara tidak berdasar data, akan tetapi hanya membandingkan harga jual avtur dengan negara tetangga.

“Menko Kemaritiman dan Menteri Perhubungan bicara tidak berdasarkan data melaikan  dengan menggunakan tolak ukur harga jual negeri tetangga dengan mengambinghitamkan tingginya harga avtur Pertamina,” demikian keterangan tertulis Presiden FSPPB, Arie Gumilar di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Oleh karena itu, Presiden FSPPB menghimbau agar Menteri Perhubungan dan Menko Kemaritimam dan Investasi untuk memperhatikan Formula tentang harga dasar avtur Pertamina yang diatur oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Semestinya, kedua Menteri itu memperhatikan Formula yang dikeluarkan Kementrian ESDM (Kepmen ESDM No. 17/K/10/MEM/2019 tanggal 1 Februari 2019) sebelum menuding tingginya harga tersebut karena monopoli Pertamina,” tandas Presiden FSPPB pula.

Berdasarkan data, harga avtur Pertamina lebih rendah dibandingakan dengan harga avtur di luar negeri. “Sehingga pernyataan Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi dan Menteri Perhubungan dalam kabinet Indonesia Maju 2019-2024, masih perlu di klarifikasi lebih lanjut,” demikian Presiden FSPPB, Arie Gumilar. (Mul)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category