Energy

DPR Minta Pemerintah Beri Keringan Bagi Pelanggan Listrik 900VA dan 1.300VA Non Sumsidi

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengatakan pemerintah masih memantau harga minyak dunia berkiatan  sejak dimulainya pengurangan produksi OPEC+. WTI dan Brent naik US43 per barel dan US$2,5 per barel.

Menteri Arifin Tasrif menjelaskan hal saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI,Senin (04/05/2020). “Pada Jan-Feb 2020, Harga Indonesia termasuk 3 negara terendah setelah Malaysia dan Myanmar.Pada April 2020, posisi harga Indonesia di negara ASEAN hanya bergeser 1 posisi saja, menjadi no 4 terendah, disusul oleh Vietnam,” katanya.

Sementara, pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Anwar Idris meminta pemerintah untuk mempertimbangkan keringanan pembayaran listrik bagi pelanggan rumah tangga 900 VA nonsubsidi dan pelanggan rumah tangga 1.300 VA. 

"Peraturan Menteri ESDM No. 29/2016 tidak memberi ruang subsidi ke pelanggan 1.300 VA. Untuk itu, kami mendesak Menteri ESDM merevisi mekanisme pemberian tarif subsidi ke rumah tangga," kata  Anwar.

Menurutnya, kedua golongan  pelanggan listrik tersebut juga merasakan dampak yang cukup berat dari  pandemi virus Corona. "Oleh karena iru, kami juga minta pemerintah mempertimbangkan memberi insentif bahkan menggratiskan biaya listrik di rumah-rumah ibadah," jelas Anwar. [MK]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category