Energy

CO2 Jadi Energi Alternatif Pengganti BBM

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Bahan bakar berbasis fosil atau minyak bumi diperkirakan bakal habis, seiring meningkatnya pengguna kendaraan bermotor di seluruh dunia. Produsen otomotif pun memutar otak, membuat kendaraan dengan energi terbarukan seperti listrik atau bahan bakar Nabati.

Kali ini udara (CO2) sedang diteliti untuk bisa digunakan pengganti bahan bakar minyak (BBM) untuk menggerakan mesin kendaraan. Dilansir dari Visordown, sebuah tim dari Carbon Engineering (CE) sedang mengembangkan sebuah sistem bernama 'Direct Air Capture'. Penemuan ini diklaim dapat mengubah udara menjadi bahan bakar baru.

Secara teknis, proses bernama 'air to fuels' ini melewati tiga langkah utama, yakni CO2 dari udara ditangkap menggunakan kipas dan struktur mirip sarang lebah, sehingga molekul udaranya akan terjebak.

Proses mengeluarkan hidrogen dan oksigen dari air menggunakan elektrolisis. CO2 selanjutnya dipadukan dengan hidrogen, campuran disintesis berubah menjadi bahan bakar.

CEO Carbon Engineering, Steve Oldham mengatakan, bahan bakar yang diproduksi melalui proses ini dinyatakan lebih unggul dari minyak bumi.

Energi alternatif ini juga menghasilkan sedikit polusi. CO2 ini bahkan menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk mesin, dibanding BBM.

Namun tidak berjalan semulus yang akan direncanakan, ada masalah yang ada pada sistem energi yang dibutuhkan membuat bahan bakar harus besar.

Sementara itu, masalah lainnya adalah, untuk mendapatkan hidrogen dengan memecah molekul air cukup sulit, harus menggunakan banyak tenaga listrik. [babeh/kabaroto.com]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category