Oil & Gas

Arcandra Tahar Buka Suara Soal Iklim Investasi Hulu Migas Indonesia

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Sektor hulu migas sedang tertekan. Kondisi ini tercermin dari dua raksasa migas asing yang dikabarkan mengurangi investasinya di Indonesia. Pertama, Shell Upstream Overseas Ltd berencana mundur proyek pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Kedua, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) berencana melepas sebagian hak kelolanya (participant interest/PI) dalam proyek Indonesia Deepwater Development (IDD). Hak kelola yang mau dilepas ini berada dalam IDD fase dua yakni di Lapangan Gendalo-Gehem.

Menanggapi kondisi tersebut, mantan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, langkah dua perusahaan itu bukan semata-mata karena Indonesia tidak menarik lagi di mata investor. Lebih dari itu, Arcandra menilai ada banyak faktor.

“Faktornya enggak bisa kita lihat dari satu sisi. Kalau sebuah company tidak melakukan investasi, diversifikasi atau dia jual, itu terjadi karena banyak faktor,” ungkap Arcandra dalam konferensi pers daring, Rabu (29/7).

Menurut Arcandra, investasi tidak mengenal kewarganegaraan. Investor akan masuk pada proyek yang dirasa menguntungkan. Bahkan perusahaan sekelas Chevron dan Shell juga bisa beralih dari yang awalnya produksi gas menjadi minyak. Bahkan ada juga perusahaan yang awalnya produsen minyak justru ganti fokus ke green technology.

Sehingga Arcandra tidak melihat langkah Chevron dan Shell karena iklim investasi di Indonesia buruk. Menurut Arcandra, itu murni langkah perseroan untuk mencari bentuk bisnis yang sesuai dan menguntungkan bagi mereka.

“Mungkin enggak iklim investasinya enggak oke? Saya melihatnya enggak seperti itu. Melihatnya lebih komperehensif. Dia membandingkan. Dia akan lihat parameternya mana yang menguntungkan, mana yang inline dengan tujuan korporasi mereka untuk 5-10 tahun mendatang,” tutupnya. [babeh/kumparan.com]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category