Energy

Wamen ESDM: Energi Panas Bumi, Energi Kearifan Lokal di Indonesia

img title

Jakarta, petroenergy.id - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar,   mengatakan, di suatu negara pemenuhan kebutuhan energi ada yang disebut kearifan lokal, di Indonesia karifan lokal itu adalah energi geothermal alias panas bumi.

“Untuk Indonesia, sumber energi yang merupakan kearifan lokal adalah energi geothermal atau panas bumi,” kata Arcandra Tahar saat ia mengunjungi Pertamina Geothermal Energi (PGE) Area Kamojang pekan lalu yang seperti dikutip media, Senin (9/1).

Menurutnya, produksi listrik dari sumber energi panas bumi juga memiliki tingkat keandalan produksi yang stabil dan tidak terpengaruh cuaca. “Kestabilan ini membuat listrik dari panas bumi bisa menjadi base load penyediaan listrik bagi masyarakat oleh PLN,” tandas Arcandra Tahar.

Arcandra juga menyinggung masa depan geothermal. Sesuai Cetak Biru Perencanaan Energi 2005-2025, pada 2025 peran minyak dalam bauran energi dikurangi hingga 30 persen, sementara penggunaan panas bumi akan naik.

Dengan demikian diharapkan, pembangkit tenaga listrik panas bumi dapat menyumbang 9.500 MW. “Pada posisi 2025, semua sumber energi akan memberikan kontribusi kurang lebih seimbang,” ujar Arcandra.

Arcandra menyebutkan, tantangannya adalah membuat harga listrik panas bumi lebih kompetitif dibanding sumber energi lain. “Hal ini menjadi satu hal yang harus kita pikirkan bersama untuk jalan keluarnya,” tutur dia.

Data Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan, total potensi panas bumi di Tanah Air mencapai 29 GWe dan menyebar di 265 lokasi.

Potensi besar itu membuat 40 persen sumber daya panas bumi dunia berada di Indonesia. Jika potensi itu diwujudkan, terjadi penghematan bahan bakar minyak (BBM) 1,2 juta barel per hari.

Sementara, Direktur Operasi PGE, Ali Mundakir, menyatakan, sampai akhir 2016 kapasitas terpasang yang dimiliki PGE sebesar 537 MW setara listrik. Dari 14 WKP, terdapat empat area yang sudah berproduksi secara operasi sendiri (own operation), yaitu Area Kamojang (Jawa Barat), Sibayak (Sumatera Utara), Lahendong (Sulawesi Utara), dan Ulubelu (Lampung). 

Sedangkan 5 WKP lain dioperasikan dengan mitra, meliputi WKP Sarulla (Sumatera Utara), Gunung Salak, Darajat, Wayang Windu, ketiganya di Jawa Barat, dan Bedugul di Bali.

Ali Mundakir menjelaskan, Area Kamojang merupakan area panas bumi pertama di Indonesia yang diproduksikan secara komersial. “Pada 1978 berhasil dibangun PLTP Monoblok dengan kapasitas 250 kWe, yang diresmikan Menteri Pertambangan dan Energi saat itu, Subroto,” ujarnya.

Produksi secara komersial di Kamojang dimulai sejak 1983 dengan beroperasi Kamojang Unit-1 (30 MW). Disusul Unit-2 dan Unit-3 pada 1987 dengan kapasitas masing-masing 55 MW. “Ketiga PLTP tersebut milik Indonesia Power, anak usaha PLN. Dengan demikian PGE menjual uap kepada IP,” kata Ali Mundakir.

Sedangkan PLTP Kamojang Unit-4 yang mulai beroperasi 2008 (60 MW) dan PLTP Unit-5 (35 MW) yang mulai beroperasi 2015, dibangun dengan skema total project.

Mulai dari tahapan eksplorasi dan pengembangan lapangan uap hingga pembangunan serta pengoperasian PLTP dilakukan PGE, “Listrik yang dihasilkan dijual ke PLN untuk didistribusikan kepada konsumen,” Ali Mundakir menambahkan.

Dengan demikian total kapasitas terpasang Area Kamojang sebesar 235 MW setara listrik, dan masuk ke dalam jaringan listrik tegangan tinggi 150 KV Jawa-Bali-Madura (Jamali).

Ali Mundakir juga menjelaskan, Area Kamojang sudah enam kali secara berturut-turut meraih penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) periode 2011-2016.

“Hal itu menunjukkan dalam menjalankan usahanya, PGE Area Kamojang memperlihatkan kepedulian yang sangat tinggi  pada lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (mk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category