Company

Wadirut Pertamina Jangan Hanya Jadi Ban Serep

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Terkait dengan adanya penambahan direksi Pertamina yaitu Wakil Direktur Utama dan Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia. Noviandri, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) melihat bahwa ini merupakan suatu langkah yang harus dilakukan oleh pemegang saham Pertamina dalam hal ini komisaris dan kementrian BUMN sebagai suatu jawaban terhadap tantangan perkembangan bisnis Pertamina kedepan.

"Kami melihat bahwa organisasi adalah suatu equipment dan bukan tujuan, maka organisasi harus dinamis sesuai dengan adanya perubahan dari tujuan. Tidak dapat di pungkiri bahwa adanya penambahan direksi pertamina yang semula 7 menjadi 9 tentu akan menambah cost, seperti fasilitas baik untuk direksi itu sendiri maupun untuk overhead direktoratnya." Katanya di Jakarta 21 Oktober 2016.

Tapi ini harus dijawab dengan prestasi oleh jajaran direksi Pertamina bahwa dengan adanya penambahan direksi tersebut justru akan meningkatkan kinerja perusahaan dan tentunya bisa memberikan deviden yang besar ke Pemerintah. Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) melihat bahwa untuk posisi WADIRUT harus benar benar berfungsi secara struktural dan berdampak secara strategis bagi bisnis perusahaan.

"Wadirut jangan hanya sebagai ban serap saja, Wadirut harus mampu mengkoordinasikan jajaran direksi yang ada di bawahnya seperti Pengolahan, Pemasaran dan Gas. Yang terpenting lagi pembagian tugas antara dirut dan wadirut harus jelas wewenang dan tanggung jawabnya sehingga tidak menimbulkan suatu permasalah dalam koordinasi nantinya." tandasnya(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category