Global

Untuk Konsep Holding, Benchmarking Bulgaria Lebih Tepat Dari Semen Indonesia

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmi Radhi menyatakan hendaknya Indonesia bisa belajar dari Bulgaria untuk konsep holding energi. "Mengapa?karena sebelum dibentuk Bulgaria Energy Holding. Pemerintah Bulgaria mengawali dengan mensinergikan setiap BUMN Energi. Tujuannya adalah untuk penguatan danpendalamm usaha di setiap BUMN energi, serta pematangan infrastruktur energi," katanya dalam acar diskusi CORE Indonesia di Jakarta, Selasa 4 Oktober 2016.

"Dari contoh pembentukan holding energi di Bulgaria barangkali bisa digunakan sebagai benchmarking. Sebab ini memang lebih tepat " tambahny.

Dijelaskannya, setelah sinergi terjadi secara total dan pembangunan infrastruktur sudah matang, pemerintah Bulgaria baru membentuk pemuliaan baru sebagai holding energi. Bulgaria Energy Holding membawahi seluruh BUMN Energi Bulgaria, terdiri: Perusahaan Gas Bulgargaz, Jaringan Listrik Operator NEK, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kozloduy, Pembangkit Listrik Termal Maritza Iztok II, dan Mini Tambang Maritza lztok . Kini, Bulgaria Energy Holding merupakan produsen dan eksportir listrik terbesar di wilayah Balkan dan Eropa Selatan, serta mampu berperan sebagai penyeimbang penyediaan energi di wilayah tersebut.

Disisi lain, ia menilai kurang tepat kalau menggunakan pembentukan holding Pupuk dan Semen sebagai benchmarking. Pasalnya, kedua holding yang melibatkan beberapa perusahaan tersebut mempunyai produk yang homogin, sedangkan produk dihasilkan BUMN energi sangat heterogin. Kendati holding Pupuk dan Semen mempunyai homoginitas yang tinggi, namun proses integrasi tetap saja membutuhkan waktu lama, utamnya untuk mengatasi berbagai perbedaan dan konflik internal pasca pembutukan holding Pupuk dan Semen.

"Tidak diragukan lagi, proses holding energi yang mempunyai usaha heterogin tentunya akan memerlukan waktu yang lebih lama ketimbang proses pembentukan holding Pupuk dan Semen, sehingga tidak bisa dilakukan secara tegesa-gesa. Berhubung pembentukan holding energi tampak tanpa konsep dan tujuan yang jelas, serta prosesnya tergesa-gesa, Pemerintah harus memproses ulang pembentukan holding energi." jelasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category