Other

Tuntut Jadi Karyawan Tetap, Awak Mobil Tangki Ancam Mogok

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang yang selama ini mendistribusikan BBM ke sekitar 850 Pom Bensin se-Jabodetabek termasuk Puncak dan Sukabumi, mengancam mogok operasi terhitung 1 November 2016. Pasalnya, awak mobil tangki yang berjumlah kurang lebih 1.000 orang ini ingin diangkat jadi karyawan tetap Pertamina.

Gallyta, Ketua Advokasi Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia menjelaskan awak mobil tangki yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia ini sudah bekerja dengan masa kerja belasan tahun tapi status hubungan kerjanya Outsourcing dan di kontrak setiap tahun.

"Mereka bekerja selama 12 jam bahkan lebih setiap hari dengan hanya upah UMP tanpa dibayarkan lembur atas kelebihan jam kerja setiap hari. Mereka juga mendapatkan diskriminasi dengan tidak mendapatkan uang tunjangan Migas seperti pekerja atau buruh Pertamina lainnya yang mendapatkan tunjangan migas setiap tahunnya." katanya dalam keterangan pers 23 Oktober 2016.

Selain itu, jam kerja yang panjang ini menjadi resiko yang harus di alami Awak Mobil Tangki Pertamina Patra Niaga yang mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan kerja.

Upaya untuk pembenahan situasi kerja kesejahteraan dan perlindungan kerja sudah di upayakan oleh AMT PPN yang Tergabung dalam FBTPI-KPBI. Mulai dari upaya Bipartit hingga di keluarkannya Nota Pemeriksaan oleh Sudinaker Jakarta Utara masih di abaikan oleh Manajemen Pertamina Patra Niaga.

Kepada masarakat Jabodetabek, Puncak dan Sukabumi, awak tangki mohon maaf dan mohon dimaklum atas terhentinya distribusi BBM di semua Pom Bensin Pertamina. Mogok Kerja ini kami tempuh karena Pertamina Patra Niaga tidak pernah mau mendengarkan aspirasi kami para Awak Mobil Tangki yang merupakan ujung tombak pertamina dalam mendistribukan BBM.

Selain menuntut diangkat sebagai pegawai tetap, awak tangki juga menuntut diayar upah lembur atas kelebihan Jam Kerja sejak Oktober Tahun 2011 sampai tahun September 2016. Kemudian menuntut dibayar upah lembur di AMT I dan AMT II ditugaskan sebagai SATGAS suplay BBM sekalipun pada Hari Raya Keagamaan untuk Umat Muslim.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category