Business

Tren Positif Harga Minyak Dunia Pengaruhi ICP

img title

Jakarta – petroenergy.id – ICP (Indonesia Crude Price) ICP diprediksi akan cenderung naik di bulan Mei 2016 ini. Pada bulan April 2016 Pemerintah Indonesia telah menetapkan menjadi US$ 37,20 per barrel, ditambahkan harga Minyak Nasional (minas)/SLC telah menyentuh US$ 37,25 per barel yang berarti naik dikisaran US$ 3,43 per barel dari bulan sebelumnya yang menyentuh US$ 33,82 per barel.

Peningkatan ICP ini sejalan dengan perkembangan harga beberapa minyak mentah dunia di pasar Internasional. Seperti dilansir dari (Reuter), harga minyak mentah tercatat menguat ketika Brent melonjak 4%. Sementara harga minyak mentah AS (USA) ditutup up tidak lebih dari 2%. Peningkatan harga ini salah satunya disebabkan untuk membuat pengurangan pasokan oleh Kanada dan penurunan produksi di Nigeria sehingga menjadi sentimen positif.

Faktor lainnya adalahan penurunan suplai dan produksi minyak mentah yg terjadi di bulan April 2016, suplai minyak mentai dunia mengalami penurunan hingga 0,26 juta barel per hari  menjadi 96,09 juta barel per hari dibandingkan bulan Februari 2016. (IEA April 2016). Rata – rata tingkat produksi minyak mentah Amerika Serikat pada 22 April 2016 adalah sebesar 8,94 juta barel per hari, turun 84 ribu barel per hari dibandingkan rata- rata tingkat produksi Amerika Serikat pada 25 Maret 2016 (EIA April 2016).

Penyebab lainnya adalah penurunan stok minyak komersial, gasoline dan distillate, stok minyak komersial Negara OECD turun 7,9 juta barel pada Februari 2016 menjadi 3,026 juta barel dibandingkan Januari 2016. Sedangkan stok gasoline Amerika Serikat turun 1,3 juta barrel menjadi 241,3 juta barel, stok distillate Amerika Serikat pada 22 April 2016 turun 2,9 juta barel dibandingkan 25 Maret 2016 menjadi 158,2 juta.

Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut di atas, juga dipengaruhi antara lain, terdapat revisi turun atas perkiraan produksi minyak Cina pada tahun 2016 sebesar 85 ribu barel per hari dibandingkan publikasi Februari 2016 menjadi 4,2 juta barel per hari (IEA April 2016) dan rata-rata permintaan minyak India pada Januari sampai dengan Februari 2016 naik 0,5 juta barel per hari  dibandingkan periode yang sama tahun 2015 menjadi 4,6 juta barel per hari (OPEC April 2016). (satiri/adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category