Global

Thailand Bangun Sistem Transportasi Ramah Lingkungan

img title

Jakarta, petroenergy.id - Kementerian Transportasi  Thailand tengah  fokus menyiapkan rancangan strategi pengembangan sistem transportasi  masa depan negara itu. Strategi itu akan dirancang untuk  periode 20 tahun hingga 2036, dan mulai disiapkan tahun ini.

Hal itu dikemukakan  Mr. Arkhom Termpittayapaisith, Menteri Transportasi Thailand pada acara "Sustainable Energy dan Technology Asia" (SETA) 2017 di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEC), Bangkok, Jumat (9/3/2017).

Arkhom Termpittayapaisith mengatakan, rancangan strategi pengembangan transportasi Thailand  lebih difokuskan pada pengurangan  penggunaan energi fosil, dengan mengalihkan pada  energi bersih dan energi alternatif serta mempromosikan teknologi angkutan yang ramah lingkungan.

“Kami juga akan fokus pada transportasi yang efisien, optimalisasi transportasi dan logistik dengan mengurangi biaya logistik, promosi transportasi rel dan transportasi air sebagai transportasi utama yang didukung oleh transportasi jalan,” ujarnya.

Menurut Arkhom, kehadiran strategi ini harus membawa perubahan gaya hidup dan perilaku berlalu-lintas. “Termasuk  kesetaraan dan akses yang sama terhadap transportasi, peningkatan kapasitas transportasi untuk semua kelompok seperti orang tua, orang cacat dan anak-anak,” tuturnya.

Inilah harapan pemerintah Thailand nantinya. “Semua warga negara memiliki akses ke transportasi umum dan sistem publik dengan mudah serta harga yang terjangkau, sehingga menjadikan pengembangan transportasi di Thailand lebih efisien,” ujar Arkhom Termpittayapaisith. (if/san)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category