Energy

Terus Lakukan Terobosan, Pertamina Siap Genjot BBN Ramah Lingkungan

img title

Petroenergy.id, Jakarta – Pengembangan Bahan Bakar Nabati oleh pertamina terus dilakukan. Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, Pertamina terus melakukan terobosan mengembangkan energi terbarukan dengan Program B20 yang akan dilanjutkan dengan B30 di tahun 2020.  

Untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mendukung energi hijau untuk mewujudkan Indonesia sehat. Pertamina siap menggenjot pengembangan BBN yang ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus mendukung program bauran energi terbarukan yang ditargetkan pemerintah sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Budi juga mengatakan “Sejak tahun 2016, Pertamina telah memproduksi Bahan Bakar Nabati B20 baik untuk PSO maupun Non-PSO yang dikembangkan secara luas sejalan dengan mandatori perluasan B20 oleh Pemerintah pada 1 September 2019”.

Program B20, lanjut Budi, telah membantu penghematan devisa di mana tahun 2018 tercatat Rp 28,4 Triliun dan tahun ini ditargetkan mencapai US$ 3 miliar. Setelah sukses dengan B20, tahun depan akan mulai diujicoba untuk program B30 sesuai dengan kebijakan Pemerintah. “Pertamina mendukung penuh Program Pemerintah untuk menerapkan B30 yang akan dijalankan mulai Januari 2020,” imbuh Budi. 

Pertamina juga telah melakukan uji coba Biorefinery pertama di Indonesia melalui metode Co-Processing pada kilang Dumai dan Plaju. Keberhasilan dalam ujicoba penerapan teknologi ini, menjadikan Pertamina siap mengembangkan bahan bakar nabati dengan bahan baku CPO. Pertamina juga siap mengadopsi teknologi Standalone untuk pengolahan CPO menjadi bahan bakar nabati.[str]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category