Oil & Gas

Swasta Nasional Dan Asing Akan Diajak Bermitra Untuk Teknologi Migas

img title

Jakarta, petroenergy.id-- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyatakan bahwa salah satu solusi untuk menjawab tantangan hulu minyak dan gas bumi (migas) kedepan adalah pada sektor teknologi pendukung. Untuk itu mau tak mau Pemerintah Indonesia harus bermitra dengan pihak swasta atau asing yang memiliki teknologi hulu migas tersebut.

"Untuk bisa meningkatkan tingkat produksi migas, maka kita memerlukan, sebab saat ini saja masih belum diketahui di mana letak cadangan migas yang baru, yang ada hanya tersisa dari lapangan yang sudah mature. Ini karena memang belum ada teknologi yang mampu mendeteksi secara tepat keberadaan migas," katanya iskusi outlook migas 2017 di Jakarta, Senin (19/12).

Arcandara menjelaskan, ini disebabkan tingkat kompleks permasalahan teknologi yang membuat biaya mahal untuk upaya eksplorasi karena tidak semua memiliki teknologi tersebut walau secara sumber daya manusia sudah mampu. "Jadi dengan adanya kehadiran teknologi migas yang canggih maka efisiensi produksi migas dapat dicapai karena bisa mereduksi biaya mahal eksplorasi," tandasnya.

Asal tahu saja, dalam berbagai kesempatan Arcandra memang kerap menyuarakan keberadan teknologi migas sebagai solusi dalam pengembangan eksplorasi kedepan. Menurutnya, persoalan di sektor migas saat ini masih berkutat di permasalahan administrasi dan belum melaju pada pengembangan teknologi. Padahal Pemerintah mengarahkan eksplorasi ke arah wilayah timur Indonesia dengan area kebanyakan di offshore dan laut dalam. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category