Other

SPBU Shell dan Total Akan Diwajibkan Miliki Dispenser Gas

img title

Jakarta, petroenergy.id -- Setelah didalam draft Peraturan Menteri ESDM akan memulai mewajibkan SPBU (Stasiuan Pengisian Bahan Bakar Umum)Pertamina untuk mengadakan minimal satu dispenser gas dibeberapa SPBUnya. Akhirnya kebijakan ini pun akan mewajibkan SPBU Asing yang telah berkiprah di Indonesia yaitu SPBU milik Shell dan Total.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyatakan bahwa kewajiban dalam Permen itu nantinya akan berlaku pada SPBU lokal ataupun SPBU milik asing yang sudah ada di Indonesia. Sebagai implementasi, pada tahap awal, yang disasar adalah SPBU lokal dan asing di wilayah DKI Jakarta dulu yang akan menjadi daerah pertama  untuk menyediakan dispenser gas. "Setelah itu baru secara gradual di berbagai daerah misalnya di Jakarta dalam waktu 6 bulan. Jabodetabek 9 bulan misalnya," katanya kepada awak media di Jakarta, Kamis (13/4).

Kewajiban ini, katanya, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu. "Ini lagi di list yang pada akhirnya semua SPBU akan punya 1 dispenser pengisian gas," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas, Andy Norsaman Sommeng menyatakan, jika SPBU asing akan diwajibkan seperti itu maka SPBU tersebut tinggal memakai sistem business to business nya saja nanti kepada perusahaan penyedia gas.

"Misalkan SPBU Shell yang berada dijalan raya yang ada jalur pipa gas milik PT PGN (Perusahaan Gas Negara), ya tinggal tarik pipa gas nya saja. Nanti silahkan mereka buat kesepakatan sendiri. Atau mau memakai metode lain dalam penyediaan gas nya dipersilahkan saja. Yang penting kebijakan ini harus kita dukung," tukas Andy kepada Petroenergy belum lama ini di Jakarta.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category