Energy

Solusi Gairahkan Pengembangan Panas Bumi

img title

Jakarta, petroenergy.id – Indonesia kaya potensi panas  bumi. Salah satu terkaya di dunia. Potensi sumber daya mencapai  11 gigawatt (GW) dengan cadangan 17 GW. Baru 1,7 GW yang dimanfaatkan untuk energi listrik. Lokasinya tersebar sepanjang jalur gunung api aktif (ring of fire) mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, dan Maluku.

Sayangnya, pengembangannya menemui banyak kendala. Sebut saja lokasi yang terletak di hutan konservasi, resistensi masyarakat, permasalahan harga, pendanaan hingga proses perizinan.

Upaya mengatasinya tetap dilakukan pemerintah. Yunus Saefulhak, Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), beberapa waktu lalu di Jakarta membeberkannya. .

Pertama, menugaskan BUMN melakukan pengembangan hulu dan hilir panas bumi berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2014. Kedua, Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) bagi investor yang memenuhi persyaratan, dan insentifnya berupa Wilayah Kerja Panas Bumi akan dilelang melalui mekanisme penunjukan langsung.

Ketiga, insentif fiskal dan non fiskal berupa tax allowance dan tax holiday. Keempat, penyederhanaan perizinan melalui Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pemangkasan waktu perizinan dan aplikasi pelayanan publik berbasis online untuk rekomendasi izin tenaga kerja asing, penerbitan sertifikat kelaikan penggunaan peralatan, dan penyampaian laporan berkala Wilayah Kerja Panas bumi (WKP).

Kelima, pengeboran eksplorasi oleh Pemerintah  dan geothermal fund berupa  pengalokasian dana eksplorasi panas bumi sebesar US$ 300 juta dari APBN. Keenam, pelelangan WKP di Indonesia Timur.

Insentif penting diberikan pemerintah mengingat biaya pengembangan panas bumi terbilang besar. Bayangkan, untuk pembangunan 50 sampai 100 MW PLTP diperlukan biaya US$3 juta - US$4 juta per megawatt. Totalnya bisa mencapai  US$ 150 juta - US$400 juta. Setidanya biaya ini menurut versi Kementerian ESDM.

Sebesar 8% - 9% dari total biaya tersebut diperuntukan biaya eksplorasi. Tahap pengeboran eksplorasi merupakan strategi pengembangan panas bumi yang sangat penting. Pasalnya, tahap pengeboran akan menentukan tahapan pengembangan proyek panas bumi selanjutnya. (san)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category