Business

Soal Saham Pertamina di Blok Masela, Wiratmaja Puja: Makin Besar Share Saham Makin Baik

img title

Jakarta, petroenergy.id - Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, mengatakan, sambil menunggu Inpex dan Shell menyampaikan usulan pengembangan Blok Masela  di darat, Pemerintah mendiskusikan teknis  pemanfaatannya, seperti  prosentase untuk LNG, pabrik pupuk dan petrokimia.

Wiratmaja Puja mengemkakan hal itu saat terlibat diskusi dengan para  wartawan di Gedung Migas, Selasa kemarin.

“Kita sangat senang sekali apabila Pertamina ingin berkontribusi di dalam proyek Masela karena ini program besar dan jangka panjang dan besar. Jadi bagus sekali jika Pertamina ikut di dalamnya,” katanya menanggapi usualan Pertamina.

Sementara, soal saham Pertamina, Wiratmaja mengatakan, semakin besar share saham perusahaan pelat merah itu di Blok Masela, tentu akan semakin baik. Sebelumnya, Pertamina berencana untuk berkontribusi sebanyak 20% dalam pengelolaan Blok Masela.

Blok Masela dikelola oleh PT Inpex Masela Limited (65%) dan Shell Upstream Overseas Services Ltd (35%). Blok ini memiliki luas area lebih kurang 4.291,35 km², terletak di Laut Arafura, sekitar 800 km sebelah timur Kupang, Nusa Tenggara Timur atau lebih kurang 400 km di utara kota Darwin, Australia, dengan kedalaman laut 300-1000 meter. Kontrak kerja sama Blok Masela ditandatangani pada 16 November 1998 dan mendapat persetujuan PoD I pada 6 Desember 2010.

Cadangan Blok Masela semula 6,97 TCF dan kemudian pada tahun 2013, ditemukan cadangan baru sehingga jumlah cadangan—yang telah disertifikasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “Lemigas”—meningkat menjadi 10,73 TCF. Hal ini menjadi dasar penetapan FID yang dijadwalkan pada 2018 dan oleh karena itu diperlukan persetujuan revisi POD I. migas/mk

 

 

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category