CSR

SKK Migas - KKKS Sumbagsel Salurkan Bantuan kepada Pemprov dan Wartawan

img title

Petroenergy.id, Palembang - SKKMigas bersama Kontraktor Kontrak kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatra Selatan terus menjaga komitmennya untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal ini ditunjukkan dengan pemberian bantuan yang diserahkan kepada pemerintah Provinsi Sumsel yang diterima oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya, Kamis (23/4/2020) di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan.

Bantuan berupa hand sanitizer berukuran 500 ml sebanyak 30 botol dan 100 botol yang berukuran 250 ml, sarung tangan karet sebanyak 1000 buah, masker sensi biru 480 buah, masker medical sebanyak 500 buah, baju hasmat sebanyak 540 buah, 10 box supplement vitamin C dan 40 buah disposable coverall telah diserahkan langsung oleh SKK Migas dan KKKS Pertamina EP Asset 2, KKKS Medco E&P Indonesia dan KKKS ConocoPhillips Grissik Ltd.

Wagub Sumsel Mawardi menyampaikan bantuan ini sangat penting ditengah mewabahnya virus corona.

"Ini juga akan kami simpan untuk nanti dikeluarkan secara bertahap kepada para petugas medis mengingat kita belum bisa memastikan kapan wabah ini akan berakhir sehingga penting bagi kami untuk dapat mengatur proses distribusi alat-alat kesehatan ini kepada para tenaga medis seefektif dan seefisien mungkin," ujar eks Bupati Ogan Ilir ini.

Selain diberikan kepada pemprov, bantuan juga diberikan wartawan yang terhimpun dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel. SKK Migas - KKKS Sumsel juga menyalurkan bantuan untuk seluruh anggota FJM berupa 64 paket alat kesehatan dan 64 paket bantuan sembako yang diterima Ketua FJM Sumsel Oktaf Riadi bersama Ketua PWI Sumatera Selatan Firdaus Komar.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo menyebutkan gerakan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian, simpati dan juga empati SKK Migas maupun KKKS juga kesadaran atas tanggung jawab  terhadap usaha pencegahan menyebarnya Covid-19 ditengah-tengah masyarakat saat ini.

"Bantuan ini sudah kami siapkan sejak jauh hari, namun memang karna hambatan sulitnya pengadaan barangnya sehingga baru dapat disalurkan hari ini," ujarnya. [babeh/timesindonesia]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category