Oil & Gas

Skema Gross Split Untuk Pemenang WK 2016

img title

Jakarta, petroenergy.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana menawarkan skema kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) gross split kepada para calon pemenang lelang wilayah kerja (WK) minyak dan gas 2016 yang masih menggunakan skema cost recovery.

IGN Wiratmaja Puja, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, mengatakan, saat ini penawaran tersebut masih dalam pembahasan tim internal pemerintah dan akan diserahkan hasilnya kepada pemenang lelang.

Tahun lalu, pemerintah melelang total 14 WK konvensional, terdiri tujuh WK melalui penawaran langsung dan tujuh WK ditender secara reguler. Empat WK penawaran langsung diminati, namun hanya tiga WK yang terjadi pengembalian dokumen penawaran.

Selanjutnya, pemerintah menetapkan hanya ada satu WK migas yang memasuki seleksi tahap akhir dan pemenangnya akan diumumkan pada akhir kuartal I (maret) tahun ini. Untuk WK lelang regular, menurut Wiratmaja, tidak ada peminatnya. Hal serupa juga dialami oleh lelang tiga WK migas non konvensional.

Namun ada kemungkinan tawaran pemerintah ini akan ditimang secara hati-hati oleh pemenang lelang WK 2016, meski ada regulasi baru Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017 yang mewajibkan kontrak baru menggunakan skema gross split.

Pasalnya, seperti dikemukakan Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif Reforminer Institute, secara regulasi gross split masih menunggu mekanisme pembayaran pajak yang masih dinantikan, berupa revisi PP 79 Tahun 2010. Apalagi skema gross split belum  pasti diatur dalam draft revisi UU Migas Nomor 22 Tahun 2001. (san)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category