Energy

Senyawa DME Bisa Gantikan LPG?

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Kepala Pusa​​t​ ​PPTMGB ​LEMIGAS ​Bambang Widarsono dalam suatu wawancara ekslusif dengan PetroeEnergy dikantornya beberapa hari lalu menyatakan bahwa pihaknya telah menghasilkan suatu penemuan yang bisa menggantikan ketergantungan masyarakat Indonesia akan LPG. "LEMIGAS punya penemuan yang bisa mensubsitusi ketergantungan impor LPG. Apalagi impor bahan baku LPG Indonesia sangat besar sehingga kita harus siasati ini," kata Bambang.

"Senyawa Dimethyl Ether atau lebih dikelan sebagai DME bisa menggantikan LPG. Apalagi bahan baku senyawa ini bisa dihasilkan dari peremajaan kebun karet, sisa lodging, limbah industri penggergajian kayu, tandan kosong, kelapa sawit, sabut sisa kelapa sawit dan sebagainya," tambah Bambang.

Dijelaskannya, sejak tahun 2009 Kementerian ESDM terus mencari energi alternatif mengingat kebutuhan LPG ini terus melonjak. Kemudian dengan keluarnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2013 tentang Penyediaan, Pemanfatan, dan Tata Niaga DME sebagai Bahan Bakar memberikan kegiatan penelitian pemanfaatan DME memperoleh payung hukum yang lebih kuat.

Ditambah lagi, kata dia, ada Kebijakan Energi Nasional (KEN) dalam Peraturan Presiden RI Nomor 05 Tahun 2006 diberikan panduan diversifikasi energi untuk mengembangkan energi alternatif. KEN merujuk pada dimethyl ether (DME) sebagai bahan bakar yang sifatnya mirip dengan LPG. DME mempunyai potensi cukup besar untuk dimanfaatkan serta dikembangkan sebagai bahan bakar pengganti atau campuran LPG.

Sementara itu berdasarkan kajian LEMIGAS, peluang DME sebaga bahan bakar komplementer LPG untuk sektor rumah tangga sangat besar. LEMIGAS telah menguji DME pada kompor LPG di pasaran dengan hasil yang bervariasi. Campuran LPG mix DME adalah besarnya komposisi DME yang dicampurkan dengan LPG. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category