Other

PT Pertamina Jamin Distribusi BBM di Area Jabodetabek Tak Akan Terganggu

img title

Jakarta, petroenergy.id - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) serta Jawa Tengah, Jawa Timur dan wilayah lainnya berlangsung aman dan normal padahari ini, Selasa, 01 November 2016. 

PT Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan bidang hilir PT Pertamina (Persero) yang mengelola trading dan logistik, memastikan tidak ada kelangkaan BBM seperti yang sempat marak beredar di media sosial sejak akhir bulan Oktober lalu.

"Kami menyikapi isu-isu yang beredar dengan serius, terutama yang menyangkut ancaman terhadap kepentingan masyarakat seperti isu mogok paraAwak Mobil Tanki (AMT) yang mengakibatkan terganggunya distribusi BBM," kata Arsono Kuswardanu, VP Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga.

Sebelumnya, menjelang akhir bulan Oktober, beredar isu di media sosial bahwa para AMT di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang PT Pertamina (Persero) Jakarta, akan melakukan aksi mogok kerja pada tanggal 01 November 2016 yang berpotensi mengakibatkan kelangkaan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Jabodetabek.

lsu yang beredar mengatasnamakan Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia - Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBTPI-FBTPI) dengan sejumlah tuntutan kepada PT Pertamina Patra Niaga.

Beredarnya isu tersebut di media sosial dan media massa sempat menimbulkan pertanyaan dan  keresahan bagi sebagian masyarakat. "Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat tetap tenang terhadap isu-isu yang beredar, karena PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Patra Niaga akan berupaya agar tidak mengganggu proses pelayanan distribusi BBM," tegas Arsono.

Menyikapi isu yang beredar, PT Pertamina Patra Niaga yang mendapat penugasan PT Pertamina (Persero) untuk mendistribusikan BBM Subsidi sesuai dengan amanah dari pemerintah, akan selalu memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tidak terganggu, dan PT Pertamina Patra Niaga senantiasa menerapkan sejumlah antisipasi untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi BBM di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur serta wilayah lainnya.

Dengan koordinasi bersama TNI dan Polri, terbukti pada hari ini distribusi BBM dapat berlangsung normal dan tidak terjadi kelangkaan pada SPBU yang sempat dikhawatirkan walaupun terapat kegiatan unjuk rasa di Gate TBBM Plumpang.

Kami Sudah Bayar Hak-Hak Normatif Pekerja

Manager Humas PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Bahtra Insan Tarigan mengatakan, pihaknya sudah memberikan hak-hak normatif karyawan, termasuk Awak Mobil Tangki (AMT) yang menjadi mitra kerja PPN.

"Kita mengikat kontrak kerja dengan PT Sapta Sarana Sejahtera (SSS), sebagai vendor penyediaan tenaga kerja AMT. Jadi mereka itu (AMT-red) seharusnya minta penjelasan dan negosiasi dengan SSS lebih dulu," kata Bahtra di Jakarta, Selasa (1/11).

Terkait tuntutan pekerja termasuk penghapusan pekerja kontrak dan penghapusan pekerja alih daya adalah sesuai UU Ketenagakerjaan yang mengatur dan memperbolehkan adanya sistem kerja kontrak dan alih daya tersebut. "Demikian juga soal hak-hak normatif pekerja sudah dibayarka Pertamina Patra Niaga sesuai aturan UU yang berlaku," jelas Bahtra.

Menurut dia, selama ini PPN menandatangai kontrak dengan PT SSS dengan sistem penggajian dengan pola Performansi yang memperhitungkan jam kerja, jarak tempuh, volume BBM yang didistribusikan dan jumlah rit yang ditempuh.

"Dalam sistem tersebut, uang lembur sudah masuk dalam skema performansi tersebut. Kontrak kerja dengan SSS baru berjalan dua tahun. Sedang vendor penyedia tenaga kerja sebelum lain dan semua sudah dibayar sesuai norma dan perjanjian kerja sama yang ada," pungkas Bahtra. (mulkani)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category