Energy

Proyek Jargas Tarakan Beroperasi Nopember 2016

img title

Tarakan, petroenergy.id - Pemerintah membangun proyek jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) sebanyak 21.000 sambungan rumah (SR) di Tarakan yang, kondisinya saat ini telah mencapai 70, 93% dan ditargetkan pada Nopember 2016 Sudah dapat beroperasi.

Dirjen Migas Kementeriam ESDM, IGN Wiratmaja Puja, mengatakan, sejauh ini pembangunan yang dilaksanakan oleh PT PGN berjalan dengan baik. "Pemasangan metering sampai ke kompor-kompor bagus. Semoga ini bisa membantu masyarakat kita menggunakan gas yang sumbernya sudah ada di sini. Harganya juga lebih murah dari LPG," kata Wiratmaja usai melakukan penijauan proyek, Kamis (15/9). 

Untuk tahun 2017, Pemerintah daerah Kota Tarakan telah mengajukan penambahan jargas. Usulan ini masih akan dievaluasi oleh Ditjen Migas, mengingat keterbatasan dana Pemerintah. "Dari Pak Walikota sudah mengusulkan (penambahan), kita sedang bahas di pusat karena anggarannya tidak sesuai dengan yang diminta (Kementerian ESDM). Tapi kita akan jalan terus sampai seluruh Tarakan menggunakan jargas," tambah Wiratmaja.

Jargas Tarakan mengalirkan gas berasal dari Medco E&P sebesar 0,8 MMSCFD. Jumlah tersebut, kata Wirat, cukup untuk jangka panjang. Apabila kurang, Pemerintah berencana menggunakan gas dari Lapangan Simenggaris. Jaringan gas yang dibangun ini, nantinya tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh rumah tangga tetapi juga pembangkit listrik dan industri.

Meski jargas diperkirakan baru dapat beroperasi November, masyarakat Tarakan tampaknya sudah tidak sabar untuk menikmati gas murah tersebut. Menurut Lina (26) warga Kelurahan Pamusian, selama ini masyarakat masih menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar utama karena pasokan LPG 3 kg masih terbatas. Alhasil, dia harus mengeluarkan Rp 200.000 per bulan untuk membeli bahan bakar.

"Saya dengar kalau pakai gas bumi ini lebih murah. Sekitar Rp 40 ribu per bulan. Lumayan hemat. Maunya pakai LPG juga, tapi kadang dapat, kadang nggak. Terpaksa pakai minyak tanah lagi," ungkap Lina dikutip migas.esdm.co.id, Jumat (16/9).

Sesuai rencana, Pemrintah membangun Jargas yang dibangun tahun 2016 mencapai 89.000 SR di 5 lokasi yaitu Prabumulih, Balikpapan, Tarakan, Batam dan Surabaya. (mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category