Oil & Gas

Proposal Proyek IDD Sudah Masuk Tahap Finalisasi

img title

Petroenergy.id. Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar. Menyatakan persetujuan PoD proyek IDD saat ini sudah dalam tahap evaluasi akhir. Pembicaraan mengenai biaya pembangunan proyek ini sudah mendekati nilai yang diharapkan oleh pemerintah.

Menurutnya “Nanti kisarannya tunggu keputusan Pak Menteri ESDM (Ignasius Jonan) dengan Chevron, sedang didiskusikan,” tutur Arcandra saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/2). bahwa penyelesaian PoD proyek IDD ini dapat diselesaikan dengan cepat. Saat ini semua pihak yang terlibat sudah cukup intensif melakukan pertemuan, tambah Arcandra.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/2). Mengatakan "Kami selalu mengadakan rapat, untuk menghitung dan memeriksa sejauh mana proyek IDD ini berjalan," Proses persetujuan revisi proposal rencana pengembangan (PoD) proyek ultra laut dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD) saat ini memang masih dalam tahap evaluasi akhir. SKK Migas memastikan prosesnya akan diselesaikan sesegera mungkin. Diperkirakan proyek yang digarap oleh Chevron Indonesia ini mulai berproduksi (on stream) pada kuartal pertama 2024.

Proyek IDD yang di pegang Chevron sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan pengembangan proyek di tahun 2008. Disebutkan dalam proposal POD [Plan Of Development] nilai investasinya sekitar US$ 6,9 hingga 7 miliar. Namun, proposal itu harus direvisi berkali kali dari tahun 2013 mengajukan nilai investasi US$ 12 miliar, lalu diakhir tahun 2015 revisi diajukan kembali dengan nilai US$ 9 miliar dengan asumsi ada insentif investment credit di atas 100 %. Proposal itu pun kembali ditolak Kementerian ESDM.  Lalu sekitar Juni 2018, Chevron mengajukan proposal lagi. Namun, angka itu berubah dari yang dijanjikan sekitar US$ 6 miliar. [str]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category