Investment

Project Expose GRR Bontang Disambut Antusias Calon Mitra Strategis

img title

Jakarta, petroenergy.id – PT Pertamina (Persero) melaksanakan Project Expose Grass Root Refinery (GRR)  Bontang di Hotel Grand Hyaat Jakarta, Selasa (28/2). Projct expose dibuka resmi Direktur Mega Project Refinery & Petrochemical, Rachmad Hardadi, dan dihadiri oleh Plt. Direktur Utama Pertamina, Yenni Handayani.

Usai menghadiri Project Expose GRR Bontang, Rachmad Hardadi langsung menggelar jumpa pers. Kepada wartawan Rachmad Hardadi mengatakan bahwa  pelaksanaan acara Project Expose GRR Bontang berlangsung dengan baik dan disambut antusias perusahaan calon mitra yang terdiri 95 perusahaan, 12 perusahaan di antaranya merupakan perusahaan migas besar.

"Kali ini kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada perusahaan yang memiliki kompetensi, kapabilitas untuk dapat berpartisipasi dalam proyek GRR Bontang. Kali ini terdapat 95 perusahaan yang berasal dari seluruh dunia, baik Amerika Serikat, Eropa, Asia Timur, Timur Tengah dan juga Indonesia sendiri yang berpartisipasi pada project expose ini,” kata Rachmad Hardadi.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan calon mitra merupakan refiner, trading company, maupun institusi finansial lainnya.

Rachmad Hardadi menjelaskan terdapat empat karakteristik utama calon mitra yang disukai Pertamina, yaitu memiliki rekam jejak yang kuat pada industri pengolahan minyak utamanya keandalan operasional dan eksekusi proyek, dapat menyesuaikan dengan struktur dan model bisnis yang dikehendaki Pertamina, memiliki keinginan kuat untuk percepatan proyek dan menyelesaikannya pada 2023, dan memberikan nilai menarik bagi proyek GRR Bontang.

Dijelaskan pula bahwa perusahaan calon mitra diminta untuk menyampaikan respons terhadap Request for Information pada 2 April 2017.  Rachmad Hardadi menambahkan, Pertamina menargetkan untuk memperoleh mitra strategis tersebut hingga pada 28 April 2017.

Ketika menjawab pertanyaan wartawan, Rachmad Hardadi menjelaskan, setelah calon mitra terpilih, maka Pertamina bersama mitra strategis akan memulai proses Bankable Feasibility Study (BFS) yang ditargetkan selesai pada awal tahun 2018. Langkah berikutnya, Pertamina akan memebentuk konsorsium dan akan ditetapkan Preliminary-Investment Decision 1 yang menggambarkan perkiraan awal investasi proyek GRR Bontang.

Pada bagian lain, Rachmda Haradi menyinggung GRR Bontang ditargetkan mampu mengolah minyak mentah sekitar 300 ribu barel per hari dengan kapasitas produk gasoline minimal 60 ribu barel per hari dan diesel minimal 124 ribu barel per hari. Hasil produksi memiliki spesifikasi minimal Euro IV dengan mengutamakan pasar dalam negeri.

Mnurutnya,  Pertamina akan masuk dengan minimal kepemilikan sekitar 5% hingga 25 % dan dalam perjalanannya nanti, Pertamina mempunyai hak untuk membeli kembali atau pilihan untuk meningkatkan kepemilikan dalam periode yang akan disepakati kemudian. “Pertamina berhak untuk membeli kembali, ini tergantung kemampuan keuangan Pertamina,” kata Rachmad Hardadi.

Menimpali wartawan terkait nilai investasi, Rachmad Hardadi, menjelaskan, awal nilai investasi sekitar US$10-US$12 miliar dengan mempertimbangkan proyek GRR Bontang tidak dimulai dari titik nol karena beberapa infrastruktur pendukung dan juga lahan telah tersedia.

Diharapkan, mitra strategis dapat berperan dalam pengadaan crude dan menyiapkan pendanaan. Mitra juga memiliki kemampuan dalam memasarkan produk yang tidak terserap di pasar dalam negeri ke pasar luar negeri, seperti Australia, Papua Nugini, Selandia Baru dan Filipina.

Ditegaskan pula, selaku BUMN, Pertamina melalui kemitraan akan membentuk GCG yang mengedepankan Indonesia content, melibatkan perusahaan-perusahaan penunjang di dalam negeri, serta penyerapam lapangan kerja langsung hingga 35 ribu orang, sambil tetap menjaga kelangsungan usaha.

"Kalau proyek ini telah selesai kita tidak perlu ragu-ragu lagi. Karena, untuk jet fuel dan gasoline 100% akan diserap Pertamina, sedangkan untuk diesel kami dapat pasarkan produk tersebut untuk tujuan ekspor," ujar Rachmad Hardadi. (mk)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category