Oil & Gas

Produksi Turun, Penerimaan Negara Anjlok

img title

Jakarta, petroenergi.id - Penerimaan negara  dari sektor  minyak bumi dan gas anjlok dalam dua tahun terakhir, seiring dengan turunnya produksi migas  siap jual. Pada periode itu, harga minyak dunia juga melemah.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan, sejak 2004 produksi minyak siap jual konsisten turun. Pada tahun itu, produksi mencapai 1.038.000 barrel per hari.

Produksi terus menunjukkan tren penurunan hingga pada 2015 hanya mencapai 778.000 barrel per hari. Proyeksi tahun depan, produksi diasumsikan naik mencapai 815.000 barrel per hari.

Penurunan produksi juga terjadi di sektor gas, dari 1,33 juta barrel setara minyak per hari pada 2000  menjadi 1,15 juta barrel setara minyak per hari pada 2016. Diasumsikan produksi tetap mencapai 1,15 juta barrel setara minyak per hari pada tahun 2017.

Pada periode itu, harga minyak dunia juga anjlok. Sempat mencapai di atas  US$100 per barrel sepanjang 2011-2013, harga minyak dunia turun menjadi US$97 per barrel pada 2014, dan terus melemah menjadi US$40 per barrel pada 2015.

Efeknya, penerimaan negara dari sektor migas  anjlok. Realisasi Pajak Penghasilan (PPh) migas pada 2014 sebesar Rp87,4 triliun. Namun pada 2015 turun menjadi  sebesar Rp 49,7 triliun, sementara tahun 2016 diproyeksikan mencapai Rp33,4 triliun.

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas juga merosot. Tercatat  pada 2014 mencapai Rp 216,9 triliun, merosot di 2015 menjadi Rp 78,2 triliun. Tahun 2016, PNBP migas diproyeksikan Rp68,7 triliun. (san)  

  

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category