Oil & Gas

Produksi Minyak Pertamina EP Sangasanga Field Capai 8.400 BOPD

img title

Sangasanga, PetroEnergy.id – Kabar gembira dari Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang juga merupakan Kontraktor Kontrak Kerjasama di bawah naungan SKKMIGAS, dimana salah satu lapangannya yaitu Sangasanga Field, pada awal Juli ini berhasil naik kembali hingga mencapai ± 8.400 BOPD, setelah pada periode Mei-Juni produksi minyak di Sangasanga sempat mencapai 6.300 BOPD.

“Keberhasilan ini adalah berkah dari sinergi yang baik antara tim pekerja Sangasanga Field dengan EPT Asset 5 serta EPT Pusat”, ujar Sangasanga Field Manager Andri Haribowo di Sangasanga.

Selain mengandalkan upaya pemboran baru, peningkatan produksi ini juga didukung oleh Kerja Ulang Perawatan Sumur (KUPS) pada tujuh sumur existing, antara lain : KUPS Sumur NKL-1060 dan LSE-1055; pekerjaan Skin Bypass pada sumur LSE-1076, LSE-1067, dan NKL-1041, serta melalui Well Service pada NKL-896 dan NKL-1042.

“Peningkatan produksi di Sangasanga Field sebagian besar diperoleh melalui kegiatan perawatan sumur eksisting. Salah satunya di sumur NKL-1060, Pertamina EP Sangasanga Field mendapatkan gain produksi hingga mencapai ±1.300 BOPD”, ungkap Asset 5 Senior Exploitation Manager, Agustinus Sugeng Rahmadi.

Optimisme untuk mencapai target yang dipercayakan Pertamina EP kepada Sangasanga Field tetap tinggi. Pada semester kedua ini, kegiatan di struktur North Kutai Lama, Louise dan Samboja akan lebih dioptimalkan.

Ditemui di Jakarta, Public Relation Manager PT Pertamina EP Muhammad Baron menjelaskan bahwa hal ini merupakan upaya keras dari tim pekerja di Lapangan Sangasanga.

“Dengan adanya peningkatan produksi di Sangasanga Field, menjadi penambah semangat bagi kami untuk semakin berupaya memenuhi target produksi di Semester 2 Tahun 2016 ini”, jelasnya.

Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa produksi minyak mentah lapangan Sangasanga meningkat signifikan sejak dikelola oleh Pertamina EP.

“Pada tahun 2008 rata – rata produksi mencapai 3.900 BOPD, tahun 2009 mencapai 4.704 BOPD, tahun 2010 mencapai 4.911 BOPD, tahun 2011 mencapai 7.001 BOPD, dan tahun 2012 mencapai 7.300 BOPD. Selanjutnya, minyak hasil produksi Sangasanga Field akan diolah di kilang milik Pertamina yang dikelola RU V Balikpapan”, ujarnya.

Sejarah pengoperasian dan pengelolaan lapangan ini diawali oleh NIIHM (Nederlandsch-Indische Industrie en Handel Maatchappij) pada periode 1897-1905. Selanjutnya pengelolaan beralih kepada BPM (Batavia Petroleum Maatschappij) pada periode 1905-1942. Jepang sempat mengelola lapangan ini pada 1942-1945.

Selanjutnya terjadi beberapa kali peralihan dari BPM/SHELL/PERMINA/PERTAMINA pada periode 1945-1972, TIPCO – Tesoro pada 1972-1992, PTEN-MEDCO E&P pada 1992-2008, dan sejak 15 Oktober 2008 sampai sekarang dikelola oleh Pertamina EP. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category