Event

Presiden Buka IPA Convex 2018

img title

Jakarta, petroenergy.id --Setelah beberapa tahun IPA (Indonesia Petroleum Assosciation) Convex tak dihadiri oleh Orang Nomor Satu Indonesia, namun event perminyakan terbesar di Indonesia kali ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Dimana, pada hari Rabu (02/05), Presiden Joko Widodo membuka The 42nd IPA Convention & Exhibition (IPA Convex) 2018 di JCC Jakarta. Kehadiran Joko Widodo (Jokowi) di IPA Convex juga merupakan yang pertama kalinya selama menjabat sebagai Presiden RI.

Dalam pidato sambutan, ia menyatakan bahwa saat ini sedang dunia mengalam tren pada sektor EBT (Energi Baru Terbarukan) mengakibatkan permintaan migas dunia di tahun-tahun mendatang berkurang. "Tapi tetap industri ini masih tetap dibutuhkan," katanya.

Sementara itu, Presiden IPA, Ronald Gunawan, menyatakan, Pemerintah telah merevisi, menerbitkan aturan baru, atau bahkan memangkas aturan yang dianggap menghambat operasional. "Kami mengharapkan agar peperbaikan iklim investasi migas di Indonesia ini terus dilanjutkan sehingga dapat meningkatkan jumlah serta mempercepat proyek-proyek migas untuk berproduksi.“ ujar Ronald.

Menteri ESDM, Ignaslus Jonan, pun menggaris bawahi peran industri hulu migas sebagal salah satu kontributror pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karenanya pemerintah terus berusaha untuk melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan kemudahan proses blsnis di Indonesia dengan mengurangi jumlah perijinan serta reformasi birokrasi dilakukan demi mendorong Investasi di Indonesia.

Meskipun sektor migas ke penerimaan negara menurun, namun tidak dapat dipungkiri bahwa industri ini tetap merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi katalisator perkembangan doeran melalui efek bergandanya.

Sementaraitu, Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi menyatakan bahwa diperlukan komunikasi dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan di industri hulu migas agar dapat meningkatkan daya saing Industri hulu migas Indonesia. "KamI yakin bahwa industri migas akan tetap ada Indonesia karena permintaan global yang terus meningkat industri menghadapi tantangan yang memaksa kita semua untuk kreatif dan inovatif dalam melakukan efisiensi dan meningkatkan daya saing.’ katanya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category