Oil & Gas

Presiden : Asumsi Harga ICP USD 45 Per Barrel

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Presiden Joko Widodo menyatakan asumsi-asumsi dasar ekonomi makro Indonesia tahun 2017 nanti merupakan cerminan kondisi perekonomian terkini serta memperhatikan proyeksi perekonomian mendatang sehingga diharapkan akan lebih realistis dan kredibel.

Demikian ungkapnya dalam pidato kenegaraan pada Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Jakarta.

Untuk sektor migas, Jokowi mengatakan asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar 45 dollar Amerika Serikat per barel. "Peningkatan kebutuhan energi dalam rangka pemulihan ekonomi global menjadi faktor yang mempengaruhi harga minyak pada tahun 2017," katanya.

Sementara untuk volume minyak dan gas bumi yang siap dijual selama tahun 2017 nanti diperkirakan mencapai 1,93 juta barel setara minyak per hari. Ini terdiri dari produksi minyak bumi sebesar 780 ribu barel per hari dan gas bumi sekitar 1,15 juta barel setara minyak per hari.

Sementara itu, berdasarkan data Kementrian ESDM maka hasil perhitungan Formula ICP, harga rata-rata ICP minyak mentah Indonesia pada bulan Juli 2016 mencapai US$ 40,70 per barel atau turun US$ 3,80 per barel  dari US$ 44,50 per barel pada bulan Juni 2016.  Sementara harga SLC/Minas mencapai US$ 40,77 per barel, turun sebesar US$ 4,87 per barel dari US$ 45,64 per barel pada bulan sebelumnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category