Other

PLN Minta Dipermudah Regulasi Pemanfaatan Limbah FABA PLTU

img title

Jakarta, PetroEnergy.id-- Kepala Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Keamanan dan Lingkungan (K3L) PT PLN (Persero), Helmi Najamuddin berharap pemerintah membuat kebijakan yang dapat mendorong penyerapan limbah fly ash dan bottom ash (FABA) sebagai hasil pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

"Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 101 Tahun 2014 menyebutkan bahwa FABA merupakan bahan berbahaya dan beracun (B3). Kalau bukan dikatakan B3, maka FABA dengan mudah dimanfaatkan seperti bahan material atau pasir biasa dan diserap maksimal oleh industri. Selain itu, izin untuk mendapatkan tempat pembuangan akhir atau landfill dapat diperoleh PLN,” ujarnya dalam keterangan tertulis 26 Agustus 2016.

Ditambahkannya, jika tidak ada penyerapan yang mencukupi maka FABA akan menumpuk, sementara tempat pembuangan akhir atau landfill untuk FABA tidak diberikan izinnya oleh instansi berwenang terkait lingkungan. Untuk itu PLN menginginkan supaya diperjelas aturannya kalau tidak dikatakan B3 maka arus ada peraturan khusus atas FABA yang dihasilkan batu bara..

Saat ini perusahaan pengambil limbah FABA harus terakreditasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan memiliki izin pengelolaan limbah sehinggatermonitor dari mulai pengambilan dan pemanfataannya.

Berdasarkan data PLN, Helmi menyebutkan tren produksi ash (abu) atau FABA di Pulau Jawa hingga 2027 akan mencapai 11,18 juta ton per bulan, yakni terdiri dari PLN 6,5 juta ton dan IPP sekitar 4,6 juta ton. Pada 2016, produksi ash sudah mencapai 4,6 juta ton per bulan, terdiri ash dari PLN 3,26 juta ton dan IPP 1,33 juta ton.

Apalagi akan ada tambahan kapasitas pembangkit baru PLN dan swasta (independent power producer/IPP) hingga 2022 diperkirakan mencapai sekitar 59,9 GW sehingga potensi produksi FABA makin besar. Untuk itu, dukungan peraturan diharapkan mampu mengatasi masalah pengelolaan FABA dari PLTU PLN dan IPP di Tanah Air.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category