Business

PLN Hadapi Kendala Lahan Bangun Jaringan Transmisi

img title

Jakarta, petroenergy.id - PT PLN (Persero) terkendala pembebasan lahan untuk membangun jaringan transmisi 150 kilo volt (kv) dari Muara Taweh ke Buntok, Tanjung hingga masuk ke sistem Kalselteng.

Plt. Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, Agung Murdifi, mengatakan, kendalah lahan tersebut berupa ganti rugi tanaman. Untuk mencari jalan keluar, PLN tlah berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan sudah melakukan mediasi berkali-kali dengan warga agar dapat merekalan tanamannya yang kecil-kecil supaya pasokan listrik dapat segera mengalir. Hal ini sesuai prosedur ROW untuk pembangunan tower transmisi," katanya, dikutip inilah,com, Rabu (23/3).

Padahal, menurutnya perseroan hanya boleh memberikan ganti rugi untuk tanaman setinggi lebih dari tiga meter. Ini dimandatkan dalam Undang-Undang (UU) No 2/2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.

Dijelaskannya, PLTM Bangkanai 155 MW disiapkan untuk memperkuat Pasokan Listrik di Sistem Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bertahap selesai. Satu unit PLTMG ini mampu memasok energi listrik untuk Daerah Muara Teweh, Kalimantan Tengah sebesar 8 MW. (mulkaniI

 

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category