Energy

PLN Disjaya Rugi Hingga Rp 127 Miliar Sepanjang Kuartal I 2016

img title

Jakarta, petroenergy.id - Sepanjang triwulan pertama tahun ini, PT PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) mengalami kerugian hingga Rp 127 miliar akibat tindak pencurian listrik dan penggunaan listrik ilegal yang dilakukan oleh Masyarakat Jakarta. Untuk mengurangi kerugian itu, PLN Disjaya pun siap mengerahkan satgas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dengan menggandeng pihak Kepolisian guna menindak pelanggaran yang terjadi di Masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh General Manager PLN Disjaya, Syamsul Huda, seusai acara gelar pasukan Tim P2TL di JI Expo Kemayoran, Jumat (27/8). Syamsul sendiri menjelaskan, kerugian aliran listrik atau total loses yang dialami PLN Disjaya, terdiri dari dua faktor, yakni teknis dan non teknis. Faktor teknis disebabkan oleh peralatan, sedangkan non teknis yaitu tidak pencurian listrik maupun penggunaan listrik ilegal.

"Loses teknis kita secara total teknis maupun non teknis, itu 6,71 persen. Yang teknis itu idealnya adalah sekitar 5,5 persen (Dari 6,71 persen). Kemudian selisih antara 6,71 dengan 5,5 persen (1,71 persen) itulah loses non teknis yang berasal dari pemakaian listrik ilegal," ungkap Syamsul.

Samsul mengatakan, pendapatan PLN Disjaya sendiri dalam satu bulan, rata-rata mencapai Rp3,5 Triliun, dengan loses yang diakibatkan non teknis akibat penyalahgunaan aliran listrik mencapai hingga 1,21 persen, maka nilai kerugian yang didapat PLN Disjaya dirasa cukup tinggi, sehingga tim P2TL harus cepat bertindak guna mengurangi angka loses tersebut.

"Tim ini (P2TL) akan ke lapangan, mereka akan mengidentifikasi masalah yang ada di lapangan itu apa, kemudian nanti diketahui jenis pelanggarannya itu sama. Jadi ada yang mempengaruhi daya, ada yang mempengaruhi energinya, ada yang keduanya, ada yang bukan pelanggan, dan sebagainya," tuturnya.

Bagi para pelanggar yang kedapatan menggunakan listrik secara ilegal, lanjut Syamsul, nantinya akan ditindak baik secara perdata maupun pidana.

"PLN menindak (Pelanggar) dari sisi perdatanya, tapi pihak Kepolisian nanti bisa menindak Pidananya. Jadi menggunakan aliran listrik secara ilegal itu bisa dituntut secara pidana," tegas dia. (mulkani)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category