Energy

PLN Diminta Percepat Realisasi Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

img title

Jakarta, petroenergy.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera percepat realisasi megaproyek pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu megawatt (MW). Keinginan ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mau merevisi target penyediaan listrik sebesar 35.000 MW hingga 2019.

Menurut Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Rinaldy Dalimi, informasi perceptatan tersebut disampaikan Jonan dalam sidang DEN ke-20, di Jakarta, Senin (23/1). Targetnya, kata dia, pada 2019 nanti ada 20 ribu MW pembangkit listrik yang bisa selesai. "Dalam rapat tadi Pak Menteri ESDM minta supaya prosesnya lebih cepat dalam tiga tahun ini," kata Rinaldy Dalimi kepada waratawan uasai siding DEN.

Rinaldy tampak pesimistis bahwa target percepatan pembangkit listrik 35 ribu MW yang dicanangkan Jokowi itu bisa tercapai tepat waktu. Apalagi, hingga 6 Januari lalu, katanya, baru 18.600 MW pembangkit listrik yang sudah masuk tahap penandatanganan kontrak pendanaan atau financial closing. Aljhasil, dia memperkirakan proyek listrik 35 ribu MW itu baru bisa beroperasi seluruhnya pada 2021. 

Namun demikia, banyak cara yang dapat dilakukan PLN untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Misalnya, mempercepat perizinan dan pembebasan lahan. Pembebasan lahan, kata dia, penting karena ini menjadi hambatan bagi PLN, terutama perizinan di pemerintah daerah. (mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category