Other

PHE ONWJ Kembangkan Pengamanan Berbasis Masyarakat

img title
Bandung, Petroenergy.id – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), kontraktor di bawah pengawasan SKK Migas, terus berkomitmen membina hubungan baik dengan stakeholder guna mendukung kelancaran operasi produksi. Memiliki wilayah kerja seluas 8.300 km2, PHE ONWJ mengoperasikan fasilitas produksi sebanyak 218 anjungan lepas pantai yang tersebar di perairan Kepulauan Seribu hingga lepas pantai utara Indramayu.

PHE ONWJ mengembangkan strategi pengamanan berbasiskan masyarakat (Community Based Security) untuk mengurangi gangguan keamanan pada wilayah kerja perusahaan. Dalam hal ini masyarakat membantu perusahaan menjaga fasilitas migas milik negara dengan berperan aktif melaporkan setiap upaya-upaya yang berpotensi mengganggu fasilitas migas dan membahayakan fasilitas, operasi migas, dan lingkungan sekitar. 

“Strategi ini merupakan upaya yang dilakukan PHE ONWJ untuk membangun kepercayaan serta kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelancaran operasi migas yang dilakukan PHE ONWJ,” kata Communication & Relations Manager PHE ONWJ Donna Priadi.

Seluruh aset yang digunakan untuk menunjang operasional industri hulu migas masuk dalam kategori obyek vital nasional karena memiliki peran penting bagi bangsa dan negara baik ditinjau dari aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Gangguan keamanan pada aset-aset tersebut akan menyebabkan kerugian negara.

Sebelum dioperasikan oleh Pertamina, kasus gangguan keamanan khususnya kasus pencurian asset (seperti pipa, valve, kabel, lampu navigasi dsb.) di wilayah kerja PHE ONWJ cukup tinggi hingga mencapai 100 kasus yang menyebabkan kerugian bisa mencapai jutaan dolar. Namun, sejak 2010 gangguan tersebut relatif dapat dihilangkan.

“Beberapa kali kasus pencurian asset berhasil digagalkan karena perusahaan mendapat laporan dari masyarakat nelayan,” tambah Donna.

Kerjasama yang baik tersebut bisa tercipta karena adanya rasa saling percaya dan pengertian yang baik antara perusahaan dan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan. PHE ONWJ melalui kegiatan pengembangan masyarakat melakukan pembinaan dan pengembangan potensi masyarakat nelayan untuk terus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Beberapa program yang dilakukan antara lain, kerjasama pembuatan pas kecil bagi nelayan kecil di Karawang. Pas kecil ini berguna seperti STNK yang dimiliki oleh pengendara kendaraan bermotor di darat. Dengan memiliki pas kecil, nelayan di Karawang bisa mencari ikan dengan leluasa di perairan Republik Indonesia.

PHE ONWJ juga berperan pada pembentukan forum komunikasi masyarakat pesisir yang menjadi mitra PHE ONWJ dalam pemberian program pengembangan masyarakat agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

Selain itu, PHE ONWJ juga secara rutin menyelenggarakan penyuluhan hukum laut kepada nelayan agar dapat menaati ketentuan pemerintah demi keamanan dan keselamatan bersama. Penyuluhan ini juga melibatkan sejumlah stakeholder sehingga aktivitas di sekitar wilayah kerja PHE ONWJ tidak saling tumpang tindih. (Adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category