Oil & Gas

PHE Minta Tambahan Split dan Pengembalian Underpreciated Blok ONWJ

img title

Jakarta, petroenergy.id -- Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Gunung Sardjono Hadi meminta Pemerintah untuk menambah split bagi hasil pengelolaan Blok Offshore North West Java (ONWJ). Pasalnya, setelah kontrak Blok ONWJ berubah menjadi skema gross split, bagi hasil yang diterima PHE berkurang 7 persen dibandingkan dengan kontrak sebelumnya.

"Kami butuh tambahan split ini untuk survive sebab kami khawatir ini bisa mempengaruhi keekonomian blok ONWJ. Untuk menutup selisih PHE berusaha lakukan efisiensi tapi hanya bisa menutup 5 persen. Makanya kami bergantung pada faktor dynamic split seperti harga minyak dan produksi," papar Gunung di di rapat bersama Komisi VII DPR di Jakarta (24/1/2017).

"PHE memiliki kewajiban untuk menanggung tambahan biaya kerja jika skema gross split mulai diterapkan. Namun biaya pengembalian yang memakai skema cost recovery tidak bisa lagi ditagih. Untuk itu kami mengusulkan saat konversi PSC cost recovery ke PSC gross split yang diterima saat PSC cost recovery tidak berkurang," tambahnya.

Alasan lain, lanjut Gunung, terdapat underpreciated yang belum selesai sebesar USD 453 juta. Walaupun tambahan insentif sudah dibahas bersama Kementerian ESDM dan SKK Migas. Tetapi sampai saat ini dana undepreciated belum masuk ke dalam biaya cost recovery.

"Memang PHE sudah mendapatkan tambahan split sebesar 14,5 persen, namun belum mencakup dana underpreciated. Split merupakan insentif yang diberikan Pemerintah lantaran kondisi Blok ONWJ yang sudah secondary. Jadi intinya PHE belum mendapat kejelasan terkait biaya pengembalian undepreciated," jelasnya.

Gunung memaparkan sejak awal tahun ini hingga kontrak Blok ONWJ berakhir pada 18 Januari lalu, jumlah cost recovery PHE adalah sebesar USD 26 juta, cost recovery di Blok OWNJ adalah USD 371,43 juta ditahun 2016 atau lebih kecil dibandingkan jumlah tahun 2015 sebesar USD 559,4 juta.

PHE mendapatkan tambahan split 10 persen berdasarkan kategori blok offshore dengan kedalaman laut 20-50 meter. Lalu berdasarkan kondisi reservoir dengan kedalaman 2.500 meter, PHE tambahan split satu persen. Untuk kandungan karbondioksida (CO2) sebesar 5-10 persen, PHE mendapatkan split 0,5 persen dan produksi secondary membuat PHE mendapatkan split tiga persen.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category