Business

Perusahaan Jasa Migas Harus Punya Bukti Kuat Jika Klaim Piutang Pada KKKS

img title

Jakarta, petroenergy.id --Dharmizon Piliang, Sekretaris Umum APMI (Asosiasi Perusahaan Pemboran Migas dan Panasbumi Indonesia) menegaskan bahwa Perusahaan Jasa Migas yang tergabung dalam APMI disyaratkan harus menunjukkan bukti yang kuat jika ingin mengklaim piutangnya kepada KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama).

"Dokumen-dokumennya kan diseleksi ketat oleh SKK Migas. Jadi anggota kami harus bisa menunjukkan bukti kongkrit atas klaim piutangnya. Tidak bisa asal klaim saja sebab kami sebagai Asosiasi menjaga reputasi juga," kata Dharmizon kepada PetroEnergy di kantornya (7/2).

"Kami tak mau bisa jadi fitnah dan bisa merugikan pihak APMI sendiri. Jika memang punya piutang, kami tanyakan mana dokumentasi lengkap dan invioce nya? Mana yang sudah dibayar dan juga sama sekali dibayar harus dikumpulkan. Pokoknya harus transparan pada kami," tambahnya.

Disisi lain, Dharmizon melihat, ada beberapa alasan mengapa perusahaan jasa migas masih ragu-ragu dan maju mundur mengungkap hutang-hutang KKKS. "Yang pertama karena mereka (perusahaan jasa migas) takut tidak mendapat proyek lagi dari KKKS bila mengungkap ini. Wajar kalau mereka khawatir,"katanya.

Yang kedua, lanjut dia adalah, setelah APMI melakukan "Deklarasi Bayar Hutang" tahun lalu di Hotel Novotel Bogor, Jawa Barat. Sebagian KKKS sudah ada yang mulai mencicil pembayaran hutang. "Sehingga diantara anggota tersebut ada yang akhirnya menarik diri dari melaporkan ke SKK Migas karena menganggap KKKS yang bersangkutan sudah ada itikad baik untuk membayar. Tapi akhirnya mereka kembali ingin ini diselesaikan dengan tuntas cepat dan baik tanpa ada permasalahan hukum," tandasnya.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category