Global

Perusahaan Migas Harus Pakai Teknologi Ramah Lingkungan Di Kawasan Eksplorasi

img title

Jakarta, PetroEnergy.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) menggandeng Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mempertemukan 300 perusahaan/korporasi pelaksana Kontrak Kerja Kerja Sama (KKKS) dibawah SKK Migas, dalam upaya mendorong pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi kelautan dan perikanan di wilayah eksplorasi migas.

Pasalnya, pengembangan dan penelitian teknologi sektor kelautan dan pen'kanan menjadi salah satu indikator penting untuk mendorong terciptanya perikanan yang ramah Iingkungan, bertanggung jawab dan berkelanjutan, terutama untuk memasuki pasar intemasional. Selain itu, keberadaan alat tangkap dan operasi penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah Iingkungan disekitar wilayah eksplorasi migas seringkali memicu gesekan horizontal antara nelayan dan pelaksana eksplorasi.

Pemerintah tentunya menaruh harapan besar bagi penelitian dan pengembangan teknologi kelautan dan perikanan. "Melalui forum ini, diharapkan stakeholder maupun pemangku kepentingan mampu menjalankan fungsi proses difusl, adopsi dan penerapan Iangsung hasil karya peneliti dan inovator kelautan dan pen'kanan yang nilai kemanfaatannya dapat dirasakan oleh instansi pemerintah dan korporasi", ungkap Kepala Baltibang KP Zulflcar Mochtar saat membuka Forum Nasional Mitra Pengguna Teknologi Perikanan (FORMITAN) di Ballroom GMB 3 kantor KKP, Senin (22/8).

Forum yang diinisiasi oleh Balitbang KP d_an JOB Tomori ini, mengangkat tema “Bright and Green Towards Fisheries Sustainability'. Di dalamnya, ada diskusi secara Iangsung antara para pemangku kepentingan sektor perikanan dan migas dengan KKP melalui Coaching Class. Coaching Class yang dibagi menjadi empat t0pik yakni Sinergitas Program CSR Berb-asis lnovasi Pesisir Kerakyatan, Ekologi Masyarakat Pesisir di Kawasan lndustri-Migas, Tata Kelola Perikanan Tangkap di Wilayah Eksplorasi Migas, dan Sinergitas dan Tata Kelola Kawasan Konservasi Pesislr dan Laut di Wilayah Eksplorasi Migas. Pertemuan tersebut untuk menemukan titik temu dari berbagai persoalan.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan SK Menteri Kelautan dan Perikanan terkait perilisan tujuh komodltas pen'kanan kepada 6 instansi perikanan. Diantaranya adalah : komoditas Abalon (Halsotis squamata) hasil domestikasi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budldaya Laut (BBPPBL), Gondol-Balitbang KP. Kedua, komodltas lkan Mas Rajadanu Tahan Penyakit Koi Herpewrus (KHV)‘ Balai Penelitian Pemuliaan l'kan (BPPI) Sukamandi-Balltbang KP Kehga. Hassl Selekso Unggul Penumwhm lkan Mas Rajadam, Balal Penellhan dan Pengembangan Budldaya Aar Tawar (BPPBAT), Boga-Balltbang KP. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category