Energy

Pertamina Perluas Jaringan Pipa Gas untuk Industri Pupuk dan Pembangkit Listrik

img title

Bogor, petroenergy.id - Manajer Humas PT Pertamina Gas (Pertagas), Hatim Ilwan, mengatakan setidak ada empat proyek besar  Pertagas dianataranya pambangunan proyek infrastruktur tiga pipa gas transmisi sepanjang 513 kilometer (km) di Sumatera Selatan (Sumsel), Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).

Hatim Ilwan mengatakan hal itu ketika menyampaikan prosentasinya pada acara Editor Gathering Pertamina-Energy and Mining Editor Society (E2S), Sabtu (4/3).

Editor Gatheriang Pertamina kali ini merupakan kerjasama  Pertamina dengan E2S yang dihadiri oleh sekitar 40 awak media selevel pimpinan redaksi dari berbagai media cetak, eletronik dan online, berlangsung di Saung Dolken, Bogor pada tanggal 4 – 5 Maret 2017.

"Ya. Ini antara lain proyek-proyek yang sedang dilakukan, yaitu pertama, proyek pipa gas Grissik-Pusri (Sumsel) sepanjang 176 km," kata Hatim Ilwan.

Menurutnya, pipa transmini ini akan mengalirkan gas untuk pabrik pupuk dan pembangkit listrik di kawasan Sumatera Selatan. Diperkirakan onstream pada kuartal II-2017 dengan total kapasitas gas sebanyak 160 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Disamping itu, kata Hatim Ilwan, Pertagas kini tengah membangun Floating Storage Regassification Unit (FSRU) Cilacap.  FSRU ini diperkirakan onstream pada Mei 2019, untuk memperkuat pasokan gas Rifenery Unit VI Cilacap.

Sementara, program gas kota, Pertagas telah membangun 91.857 sambungan rumah tangga (RT0 dan akan merealisasi sebanyak 200 sambungan  RT lebih pada tahun 2019.

“Pertagas telah membangun 91.857 sambungan RT yang tersebar di 13 kota. Sesuai dengan arahan dari Kementerian ESDM yang dalam hal Dirjen Migas, Pertagas akan terus membangun gas rumah tangga. Jadi,  kalau tidak ada aral melintang, pada 2019 Pertagas akan merealisasikan jaringan gas rumah tangga sebanyak 214.618 sambungan RT,”kata Hatim Ilwan.

Di tempat yang sama, External Communication Manager Pertamina, Jekson Simandjuntak, mengatakan, pengembangan infrastruktur gas merupakan bagian dari lima prioritas strategis untuk memperkuat pemanfaatkan gas dalam negeri. “Pengembangan proyek-proyek infrastruktur pipa merupakan salah satu dari lima prioritas strategis yang dicanangkan Pertamina,” ujar Jekson Simandjuntak.

Pada diskusi yang dipandu moderator, Dudy Rahman Rukmana, itu Jekson Simanjuntak memaparkan lima prioritas strategis Pertamina yang mencakupi pengembangan sektor hulu; efisiensi di semua lini; pengembangan kapasitas kilang dan petrokimia; pengembangan infrastruktur dan perbaikan struktur keuangan.

Menurutnya, untuk pengembangan infrastuktur  Pertamina antara lain  tengah menggarap tiga proyek pipa gas yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Yaitu, proyrk pipa gas Grissik-Pusri sepanjang 176 km, pipa gas ini mengalirkan gas untuk pabrik pupuk dan pembangkit listrik.

“Gas yang akan dialirkan dengan total kapasitas gas 160 juta kakikubik per hari (mmscfd), dan diperkirakan akan onstream pada kuartal II tahun 2017,” tandas Jekson Simandjuntak. (mk).

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category