Business

Pertamina Klaim Kantongi Izin Ekspor Solar dari Kementerian ESDM

img title

Jakarta, petroenergy.id - PT Pertamina  (Persero) mendapat izin ekspor Solar dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Izin tersebut untuk mengantisipasi kelebihan pasokan Solar Pertamina.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar, Rabu (7/9), mengatakan, izin itu diperoleh sejak bulan lalu dan berlaku selama enam bulan. Meskipun begitu, hingga kini perusahaan pelat merah itu belum mengekspor Solar ke negara manapun.

Alasan Pertamina belum mengekspor Solar karena hingga kini tidak ada kelebihan pasokan. "Kami berjaga kalau  terjadi excess. Jadi kami minta izin dulu, apabila suatu saat ada excess Solar bisa cepat ekspor," tandas Muchamad Iskandar.

Dijelaskan, paat ini konsumsi Solar memang masih menunjukkan tren kenaikkan. Alasannya beberapa perusahaan tambang batu bara mulai beroperasi yang berdampak pada penyerapan Solar untuk kebutuhan operasionalnya.

Hal ini berbeda dengan kondisi beberapa bulan sebelumnya yang sedang lesu, sehingga serapan Solar dalam negeri rendah. Akibatnya dalam tiga bulan terakhir stok Solar mencapai 1,82 juta kiloliter (KL), atau setara kebutuhan 26 hari. Padahal normalnya hanya 1,33 juta KL atau sekitar 19 hari.  

Di sisi lain, tempat penyimpanan Pertamina hanya sanggup menampung Solar hingga 2,1 juta KL atau 30 hari. Apabila melebihi angka tersebut Pertamina harus  segera mengekspor karena dapat mengganggu operasional kilang.

Walaupun serapan industri saat ini mengalami kenaikkan, menurut Iskandar, Pertamina masih berpotensi memiliki kelebihan pasokan Solar. Ini karena ada kebijakan pencampuran biodiesel atau mandatori B-20. Kebijakan tersebut akan membuat porsi penjualan Solar menjadi berkurang.

Apabila ekspor jadi dilakukan, itu akan menggunakan mekanisme yang transparan. “Pertamina akan menjual sisa kelebihan pasokan solar tersebut melalui proses lelang terbuka,” ujar Iskandar.

Sementara, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial, juga mengatakan meski sudah ada izin, Pertamina tidak mudah melakukan ekspor.

"Pertamina memang pernah mengajukan izin ekspor ke Kementerian ESDM. Ya, bisa saja kalau kebutuhan Solar di dalam negeri sudah terpenuhi dan masih ada kelebihan. Namun, sampai sekarang tidak pernah terjadi kelebihan pasokan Solar," kata Ego di Gedung DPR, kemarin. mk

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category