Energy

Persaingan Antar Pabrik Trafo Makin Ketat

img title

Cibitung, PetroEnergy.id – Riyanto Mashan Country President Schneider Electric Indonesia persaingan antar pabrik transformer atau trafo semakin ketat. Oleh karena itu, Schneider Electric harus memberikan nilai tambah bagi konsumen untuk dapat menjaga daya saing. “Dalam proses desain dan perakitan trafo ini, kami mengandalkan tenaga ahli Indonesia serta mengedepankan konten lokal. Hal ini merupakan kontribusi kami dalam meningkatkan kemandirian produksi dalam negeri dan memajukan perekonomian Indonesia. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda, kami juga menawarkan trafo dalam berbagai kapasitas,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sebagai perusahaan yang telah hadir selama lebih dari 40 tahun di Indonesia, kami selalu berusaha menyediakan solusi-solusi berkualitas untuk mendukung pertumbuhan sistem kelistrikan di Indonesia. Pengiriman pertama trafo 60 MVA - 150/20kV hari ini menjadi bukti nyata komitmen kami sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam mendukung berjalannya proyek pembangkit listrik 35.000 MW.” dalam keterangan pers yang didapat PetroEnergy 28 Mei 2016 dalam acara peresmian pengiriman pertama Power Transformer 60 MVA - 150/20kV yang diproduksi di pabrik Schneider Electric Indonesia Cibitung.

“Pengiriman pertama trafo 60 MVA - 150/20kV hari ini menjadi suatu kebanggaan besar bagi kami. Selain karena dapat berpartisipasi dalam proyek nasional pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW guna membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di seluruh Indonesia, hal ini sekaligus membuktikan track record kami sebagai produsen trafo terpercaya,” ujarnya.

Sementara itu,Surya Fitri Plant Director Pabrik Transformer Schneider Electric Indonesia Cibitung mengungkapkan, “Pengiriman pertama trafo 60 MVA - 150/20kV hanyalah langkah awal. Sesuai dengan kerja sama kami dengan PLN melalui PLN Open Book Project, berikutnya kami akan mengirimkan 33 unit trafo ke berbagai wilayah di Indonesia untuk mendukung peningkatan daya listrik di masyarakat. Pengiriman akan kami lakukan secara bertahap sepanjang tahun 2016 hingga kuartal pertama 2017.”

Ia menuturkan, trafo komponen yang cukup penting karena berfungsi untuk mengatur besaran kapasitas arus listrik sehingga energi listrik bisa tersalurkan sesuai kebutuhan dan termanfaatkan dengan optimal. Khusus untuk proyek nasional ini, dibutuhkan 2.600 set trafo untuk 1.382 unit gardu induk di seluruh Indonesia.

Trafo 60 MVA - 150/20kV ini akan dikirimkan ke Gardu Induk PLN di Manyar, Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah sekitar. Selain itu, beberapa produk yang sama juga sedang dipersiapkan untuk kebutuhan PLN di wilayah-wilayah Indonesia lainnya.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category