Maritime

Perlu Integrasi Antarmoda Transportasi dan Sistem Pelayanan

img title

Jakarta, petroenergy.id -- Dalam usaha mencapai tujuan merangkai nusantara untuk kesejahteraan rakyat diperlukan integrasi antarmoda transportasi dan sistem pelayanan. Integrasi ini akan mewujudkan efisiensi sekaligus peningkatan kinerja sistem logistik nasional.

Ketika tampail berbicara pada Kongres Teknologi Nasional 2017 di Ruang Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta, Senin (17/7), Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi mengatakan, ada beberapa strategi Kementerian Perhubungan guna meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Beberapa strategi tersebut adalah membangun dan mengembangkan 65 pelabuhan penyeberangan untuk menyambungkan sabuk utara, selatan dan tengah wilayah Indonesia; pengembangan short sea shipping di wilayah pesisir sebagai alternatif angkutan barang (Ro-Ro); pengembangan angkutan massal perkotaaan.

Termasuk pembangunan dan pengembangan 100 pelabuhan non komersil untuk mendukung tol laut; penyelenggaraan tol laut; penurunan dwelling time di pelabuhan untuk efesiensi penyelenggaraan logistik; pembangunan dan pengembangan 3.258 Kmsp rel kereta api.

Juga pembangunan kereta api perkotaan; pembangunan 15 bandara baru; pembangunan dan pengembangan bandara di wilayah terpencil, terbelakang dan perbatasan; dan penyelenggaran tol/jembatan udara.

Masih menurut Menhub, salah satu tantangan yang harus dihadapi dalam bidang transportasi yakni luasnya wilayah negara Indonesia.  “Ini suatu pekerjaan yang tidak mudah, karena Indonesia adalah negara yang luas, dengan bentangan pulau-pulau, namun kemampuan negara tidak maksimal dalam memenuhi hal itu. Maka dari itu perlu pemikiran teknologi dan keterlibatan swasta untuk turut serta dalam menciptakan transportasi yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan masalah besar yang dihadapi dalam bidang transportasi  adalah masalah kecepatan, volume, dan keselamatan yang berdampak pada biaya tinggi logistik dan perpindahan orang. Penerapan teknologi dan integrasi intermoda transportasi sangat mendesak dilakukan.

”Tantangannya ada pada ketersediaan sarana dan prasarana. BPPT akan mendorong inovasi yang dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan masalah tersebut,” pungkasnya.(san)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category