Other

Penjualan Adaro Terdongkrak 2%

img title

Jakarta, petroenergy.id – Sepanjang tahun 2016, volume penjualan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencapai  54,09 juta ton. Volume ini naik 2 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 53,11 juta ton, mengikuti  peningkatan produksi batubara yang naik dua persen menjadi 52,64 juta ton pada 2016.

Menurut Sekretaris Perusahaan  Adaro,  Mahardika Putranto, 25 persen dari total penjualan Adaro  tahun lalu adalah pasar domestik. Adapun volume penjualan ke Malaysia, Korea Selatan dan India dilaporkan naik. Sementara penjualan ke China dan India berkontribusi masing-masing 14 persen. Adapun penjualan ke Korea Selatan, Jepang dan Malaysia masing-masing sebesar 9 persen.

PT Adaro Indonesia, PT Semeste Centramas, PT Laskar Semeste Alam dan PT Lahai Coal merupakan anak usaha Adaro yang menopang penjualan batubara Adaro. Pada 2017, menurut Mahardika, produksi batubara  perseroan akan mencapai 52 juta-54 juta ton.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (31/1), Adaro  diketahui bakal melanjutkan studi kelayakan untuk pengembangan tambang dan infrastruktur Adaro MetCoal, tujuh perusahaan PKP2B yang diakuisisi dari BHP Billiton pada Oktober 2016.

Mahardika mengatakan, produksi batubara kokas semi lunak dilanjutkan dari tambang Haju sepanjang kuartal IV. Opsi pengembangan dan jadwalnya sedang dikaji. (san*)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category