Oil & Gas

Pendanaaan Hulu Migas, Bank Mandiri Masih Pikir-pikir

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Senior EVP Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar menyatakan pihaknya masih pikir-pikir untuk pembiayaan sektor hulu migas Indonesia. "Kita lihat Kondisi harga minyak dunia masih fluktuatif. Meskipun saya yakin akhir tahun ini kredit industri migas akan mengalami pertumbuhan," katanya di Jakarta, Senin (6/6/2016) dalam acara penandatanganan kerjasama antara PT Bank Mandiri dan PT Pertamina Lubricant.

"Jadi kalau untuk hulu minyak dan gas tidak alokasi khusus dari Bank Mandiri. Meskipun dengan kondsi harga minyak saat ini jika dilihat dari harga minyak sudah naik meningkat dibandingkan awal tahun dimana sudah berkisar USD50 per barel," tambahnya.

Akan tetapi PT Bank Mandiri menyatakan mantap untuk membiayai beberapa sektor hilir migas. Salah satunya adalah menggelontorkan dana pinjaman sekitar Rp 80 miliar untuk masing-masing distributor Pertamina Lubricant

Alexandra menjelaskan pinjamanan ini totalnya bisa mencapai Rp 84 miliar dimana Perbulannya adalah Rp 10 miliar per 1 distributor."Kami menargetkan mampu memberikan pembiayaan ke 50 distributor Pelumas Pertamina dengan total pendanaannya mencapai Rp 4 triliun," tukasnya.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category