Investment

Pemerintah Yakin Penawaran Blok Migas 2016 Mampu Jaring Calon Investor

img title

Jakarta, petroenergy.id - Pemerintah akan menawarkan kembali  15 wilayah kerja (WK) minyak dan gas (migas) baru  tahun 2016, setelah gagal menjaring calon investor pada periode penawaran WK migas tahun 2015.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto, baru-baru ini mengatakan, dengan konsep baru dan penawaran baru  WK migas 2016, Pemerintah yakin dapat mendorong investor mengembangkan migas di Indonesia.

“Pemerintah harapkan banyak investor yang meminati penawaran WK migas 2016 karena lelang kali ini lebih atraktif. Oleh karena itu saya jamin, pasti akan ada yang laku,” kata Djoko Siswanto.

Menurutnya, dengan konsep lelang baru tahun ini peserta lelang dapat mengajukan penawaran bagi hasil dan besaran bonus tanda tangan. Namun demikian, kata dia, tetap bagian Pemerintah harus lebih besar.

 “Untuk pemerintah tidak boleh dibawah 50%, kalau di bawah 50% untukgovernment ya tidak menang,” ujarnya.

Pemerintah juga memberikan penilaian berdasarkan kemampuan dari sisi finansial keuangan dan komitmen teknis yang ditawarkan peserta lelang.

“Misalnya si A menawarkan 60 dan si B menawarkan 61, tentu yang 61 yang diambil, Namun kita lihat lagi komitmen eksplorasinya. Kalau si A yang 60 ini ada dua komitmen eksplorasinya, dan yang si b menawarkan 61 namun komitmennya cuma satu, ya si A (60) yang lebih baik menang, karena komitmen ngebornya itu yang paling diutamakan porsinya yang paling besar,” tandas Djoko.

Pada event tahunan The 40th IPA Convention and Exhibiton 2016, Pemerintah menawarkan 15 wilayah kerja (WK) migas pada putaran I tahun 2016, terdiri dari 14 WK migas konvensional dan 1 WK migas non konvensional.   mk

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category