Investment

Pemerintah Tawarkan WK Migas Kovensional Model “Open Bid Split”

img title

Jakarta, petroenergy.id  - Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Djoko Siswanto mengatakan, konsep lelang Wilayah Kerja (WK) migas tahun 2016, Terms and Conditions yang ditetapkan pada suatu WK sebagai owner estimate keekonomian Pemerintah. Peserta Lelang bebas memberikan penawaran terhadap besaran split bagi hasil dan bonus tandatangan.

Djoko Siswanto menjelaskan hal itu terkait dengan rencana Pemerintah untuk menawarkan WK migas konvensional dengan model “open bid split” yang akan mulai tahun ini.

“Mulai tahun 2016,  Pemerintah menawarkan WK migas konvensional dengan model open bid split yaitu investor dapat menawar split bagi hasil sehingga sesuai dengan keekonomian KKKS. Terkait hal tersebut, Pemerintah memberikan penjelasan mengenai konsep lelang WK migas tahun 2016,” kata Djoko  Siswanto di Jakarta Senin (16/5).

Menurutnya, Pemerintah memilih penawaran terbaik dengan batasan tertentu terhadap owner estimate yang telah ditetapkan.

Sementara, Penilaian Dasar merupakan penawaran komitmen teknis dan kemampuan keuangan dari peserta lelang. Peserta lelang yang lulus penilaian dasar, kata Djoko, adalah yang secara Administratif memenuhi persyaratan, kemudian memenuhi persyaratan teknis dan mempunyai kemampuan keuangan untuk mendukung komitmen teknis.

Sedangkan Penilaian Akhir  (Pemeringkatan) merupakan kombinasi Penawaran Komitmen Kerja (Teknis), Bonus Tandatangan dan Penawaran Split Bagi Hasil. mulkani

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category