Investment

Pemerintah Targetkan 23% EBT Tahun 2025

img title

Jakarta, petroenrgy.id – Dalam suatu ksempatan belu lama ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Sudirman Said, mengatakan, dari proyek 35 megawatt (MW) 25 persen diantaranya adalah dari energi baru terbarukan (EBT).  

“Jadi, perkiraannya 8.800 MW pembangkit listrik yang menggunakan energi surya; 4.000MW dari bioenergy; 1.000MW berasal dari energi panas bumi; 1.500MW energi air;  sebesar 1.800MW,dan energi angin sebesar 500MW,” kata Sudirman Said.

Untuk mencapai angka-angka tersebut, kata dia menambahkan, tahun 2016 Kementerian ESDM membangun lagi pembangkit listrik berbasis energi terbarukan di 131 lokasi dengan kapasitas mencapai 31 MW. “Ini memang adalah jumlah yang tidak besar, namun manfaatnya bagi masyarakat didaerah pulau, terluar dan terisolasi adalah sangat besar,” katanya.

Pada bagian lain, Sudirman Said memaparkan bahwa pengembangan energi terbarukan melalui tiga pendekatan khusus, pertama diversifikasi energi menuju pencapaian target bauran energi 23 persen dari energi baru terbarukan pada 2025, kedua melakukan konversi dari pembangkit listrik tenaga diesel menjadi energi terbarukan, dan terakhir adalah membangun tambahan terhadap pembangkit listrik yang sudah ada.

by. Mulkani Annaf

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category