Energy

Pemerintah Kurangi Penyerapan Batubara

img title

Jakarta, petroenergy.id -- Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan tingginya penyerapan batubara di dalam negeri itu seiring terciptanya pasar di dalam negeri.

Karena itu pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  mengurangi penyerapan batubara dalam negeri (domestic market obligation) meningkat 34,54% pada periode Januari-April 2016. Tercatat konsumsi batubara empat bulan pertama tahun ini mencapai 24,54 juta ton, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 18,24 juta ton.

Menurutnya, pasar yang dimaksud ialah mega proyek ketenagalistrikan nasional 35.000 MegaWatt (MW). “DMO batubara tahun ini lebih baik karena proyek 35.000 MW,” kata Bambang, seperti dilaporkan dalam InvestorDaily.com, Selasa (14/6).

Mega proyek 35.000 MW mayoritas menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Pasalnya dari total kapasitas 35.000 MW itu sekitar 25.000 MW diantaranya berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Adapun kebutuhan batu bara tersebut mencapai 100 juta ton.

Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko menambahkan penyerapan batu bara Januari hingga April 2016 itu berdasarkan data produksi pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). mk

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category