Business

Pembangkit PLTM Cirompang Resmi Beroperasi

img title

Jakarta, petroenergy.id - Pembangkit listrik mikrohidro (PLTM) Cirompang brkapasitas 4x2 megawatt (MW) resmi beroperasi, sejak ditandatanganinya berita acara Commercial Operating Date (COD) antara General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana dan Direktur Utama PT Tirta Gemah Ripah (Tirta Jabar) Emryas Imsak Soeleiman, Minggu pekan lalu.

PT Tirta Gemah Ripah yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, membangun PLTM Cirompang berlokasi di Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat dengan memanfaatkan aliran sungai Cirompang yang dibendung.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tampak hadir pada acara penandatangan COD tersebut.

Manajer Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi, mengatakan PLN mengapresiasi para pengembang swasta yang memiliki andil besar dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Sebagai wujud nyata dilakukan pembelian tenaga listrik PLTM Cirompang oleh PLN senilai Rp 656 per kWh (kilo watt hour) untuk jangka waktu 15 tahun yang kontraknya sudah ditandatangani pada 2011 yang lalu.

Produksi listrik PLTM ini akan membantu PLN untuk menyuplai listrik di daerah pelosok, daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik. Dengan adanya proyek-proyek pembangkit tenaga air sungai atau mikrohidro dan minihidro, kata Agung,  ini akan membantu PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.

Selain sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan, Agung menambahkan, bahwa harga beli listriknya pun masih tergolong murah, yakni Rp 656 per kWh bila dibanding dengan harga jual rata-rata PLN Jawa Barat ke konsumen sebesar Rp 978 per kWh.

Sementara, Direktur Utama Tirta Jabar, Emryas  mengatakan pendapatan yang diperoleh dari penjualan listrik tersebut rata-rata sebesar Rp2,6 miliar per bulan. Menurutnya, listrik yang dihasilkan dari PLTM tersebut kurang lebih sebesar 47,6 GWH per tahun dan akan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sekitar 8.000 kepala keluarga atau 2 kecamatan di sekitar lokasi PLTM.

"Dengan kontrak 15 tahun cukup untuk mengembalikan investasi yang dikeluarkan oleh Tirta Jabar dalam membangun PLTM tersebut serta berkontribusi pada pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Barat," kata Emryas.

Dalam keteranganya, Emryas menuturkan, untuk pengembangan PLTM Cirompang, Tirta Jabar telah menggelontorkan dana Rp 172 miliar. (mulkani)

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category