Maritime

PELNI Makassar Tersibuk Angkut Pemudik

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar merupakan pelabuhan tersibuk karena lebih dari separoh perjalanan kapal singgah di pelabuhan di Sulawesi Selatan ini. Bahkan dari Makasar juga melayani penumpang terbanyak, tahun 2015 volume penumpang dari Makasar 67.384 penumpang, disusul Surabaya 60.546 penumpang dan Balikpapan 45.802 penumpang selama angkutan lebaran 1436 H lalu.

Pada angkutan lebaran 1437 H tahun 2016 ini diperkirakan Makasar masih menempati ranking pertama. Makasar mewakili Pulau Sulawesi, Balikpapan mewakili Pulau Kalimantan dan Surabaya mewakili Pulau Jawa dalam aktivitas tersibuk angkutan lebaran. Sedangkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menempati ranking k-8 dibawah Jayapura, Baubau, Semarang dan Ambon di runking k-4.

“Tanjung Priok yang dekat Ibu Kota volumenya kalah dengan Surabaya, Makasar bahkan kalah dengan Jayapura, artinya mudik dengan kapal laut dari ibu Kota Jakarta belum dominan dengan Kapal Laut dengan Kereta Api, bus dan mobil pribadi.”kata Akhmad Sujadi Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT. PELNI (Persero)dalam keterangan persnya 2 Juni 2016.

Trayek padat penumpang Kapal Pelni terdiri wilayah 1, meliputi Batam-Medan. Tanjung Priok-Kijang. Wilayah 1 akan dilayari 3 kapal, KM. Kelud Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan. KM. Umsini dan KM. Sinabung yang akan melayari Tanjung Priok-Batam-Kijang. Wilayah 2 meliputi; Semarang/Surabaya-Pontianak-Kumai-Sampit-Banjarmasin. Kapal ke wilayah 2 diantaranya; KM. Dorolonda, Labobar, Bukit Raya, Lawit, Awu, Binaiya, Kelimutu, Leuser dan Sirimau.

Sementara wilayah 3 terdiri; Bima, Labuan Bajo, Makasar, Pare-pare, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan. Kapal ke wilayah ini terdiri; KM. Dorolonda, Labobar, Lambelu, Bukit Siguntang, Tilongkabila, Kelimutu dan KM. Wilis. Wilayah 4 terdiri; Namlea, Ambon, Tual, Timika, Merauke, Sorong, Fak-fak, Manokwari, Serui, Biak, Wasior, Nabire dan Jaya Pura akan dilayani KM. Ciremai, Nggapulu, Dorolonda, Tatamailau, Sirimau dan Leuser.

Pergerakan penumpang dari wilayah Kalimantan ke Jawa, dari Jawa ke Sulawesi dan Batam-Medan masih dominan dibanding ke wilayah Indonesia Timur yang jaraknya lebih jauh. Sedangkan kapal paling diminati, untuk kapal tipe 2000 pax yaitu, KM. Dorolonda dinaiki 59.215 penumpang, KM. Nggapulu 53.318 penumpang KM. Bukit Siguntang 53.243 penumpang selama angkutan lebaran tahun 2015.

Untuk Kapal tipe 1000 pax KM. Awu 32.091. KM. Tilongkabila 31.861 KM dan KM. Leuser 23.775 penumpang. Sedangkan untuk kapal 500 pax, KM. Egon 16.090. KM. Wilis 12.464 dan KM. Pangrango 5.471 penumpang. Dalam lima tahun terakhir trend penumpang Kapal Pelni terjadi fluktuasi, 2012- (815.392) Tahun 2013 - (708.272). Tahun 2014 -(763.916) Tahun 2015 (693.793), Prediksi tahun 2016 (795.530) orang.

Selama angkutan lebaran 1437 H tahun 2016 PT. Pelni menyiapkan 12 armada kapal tipe 2.000 termasuk 2 kapal yang dapat mengangkut mobil, alat berat, sepeda motor, kontainer dan orang. Kapal tipe 1.000 pax 9 buah, Kapal tipe 500 ada 3 buah dan 1 kapal Roro pada rute Surabaya-Labuan Bajo-Maropokot-Makasar dengan kapal Egon. Kapal Egon dapat mengangkut alat berat, truk, mobil sedang, sepeda motor dan aneka barang pokok dan barang penting. Kapal Egon dialihkan rutenya mulai April, semula Semarang-Kumai dialihkan ke Surabaya-Labuan Bajo-Maropokot-Makasar. “Pengalihan rute ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal".(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category