Other

Paska UU 23/2014 Inspektur Tambang Kewenangan Kementerian ESDM

img title

Jakarta, petroenergy.id - Kepala Pusat Komunikasi Publik KESDM, Sujatmiko, menyatakan, pasca ditetapkannya UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, pengelolaan inspektur tambang (IT) menjadi kewenangan Pemerintah Pusat c.q KESDM.

Hal itu disampaikannya pada acara Media Briefing Update Tata Kelola Tambang yang berlansung di Gedung Heritage Kementerin ESDM, Jakarta, Senin (20/6). “Pengelolaan termaksud mencakup rekrutmen, pengangkatan, pembinaan karir, hingga pemberhentian dari jabatan," kata Sujatmiko.

Menurutnya, saat ini di seluruh Indonesia terdapat 166 pegawai negeri sipil (PNS) di sektor ESDM yang telah diangkat menjadi IT, meliputi: 28 IT di Direktoral Jenderal (Ditjen) Minerba KESDM dan 138 IT di pemerintah daerah. PNS yang telah lulus pendidikan dan pelatihan IT mencapai 1.050 orang.  Sesuai tugas dan fungsi organisasi, Kepala Inspektur Tambang adalah Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba.

Sujatmiko menambahkan, total perusahaan tambang yang harus IT awasi mendekati 6.500 perusahaan. Dinamikanya amat tinggi. Bisa dibayangkan, saat ini terdapat 6.364 izin usaha pertambangan (IUP) yang clean and cleare (CNC), 74 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), serta 35 kontrak karya (KK) yang masih berlaku kontraknya.

Dengan asumsi rasio ideal IT dan perusahaan yang diawasi antara 1:7 hingga 1:5 (tergantung kondisi  geografi dan aksesibilitas), maka secara nasional kita membutuhkan 1.000-1.300 IT. "Masih ada kekurangan formasi IT sekitar 834-1.134 orang," ungkap Sujatmiko.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, KESDM telah melakukan koordinasi jajak-minat dengan pemerintah daerah. Kabar menggembirakannya, imbuh Sujatmiko, dari jajak-minat itu, tak kurang dari 728 PNS di daerah sudah menyatakan minatnya untuk menjadi IT di KESDM.

Ditegaskannya, sesuai arahan “anggaran mengikuti program” (money follow program)-nya Presiden Joko Widodo, program penguatan IT perlu didukung dana yang memadai. “Mulai 2017, anggaran total untuk kegiatan operasional dan gaji dari 1.300 IT diperkirakan mencapai Rp 230 miliar," ujar Sujatmiko. (mk)

 

 

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category